Peristiwa

Cewek-cewek Penjual Kopi di Paspor Akrab dengan Sabu

Sidoarjo (beritajatim.com) – Retno Wulandari (18) penjual kopi asal Dusun Pandokan Utara, Desa Lajuk RT 07 RW 01 Kecamatan Porong di Pasar Baru Porong (Paspor) diringkus anggota Satreskoba Polresta Sidoarjo.

Ia diamankan karena tertangkap basah oleh petugas, saat membawa sabu-sabu seberat 0,28 gram pesanan Yanto teman Retno yang kini menjadi buron.

Penangkapan itu berawal, Retno yang sedang nongkrong di Pos Kampling Desa Pamotan Kecamatan Porong mendapatkan telpon dari Yanto untuk datang ke Puskesmas Porong.

Setelah ketemu di Puskesmas Porong, Yanto meminta kepada Retno untuk membelikan sabu-sabu. Retno kemudian menghubungi Rini (DPO), dan Rini yang juga penjual kopi di Paspor itu mengaku tidak ada stok.

Dan Rini pun menyuruh tersangka untuk membeli ke Aris Fitrianto. Kebetulan indekos Aris tidak jauh dari Paspor, yakni di Desa Gedang, Porong.

“Retno kemudian mendatangi Aris di tempat indekos dan membeli sabu seharga Rp 400 ribu, uang yang diterima dari Yanto tadi,” kata Kasatreskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto Jumat (5/4/2019).

Setelah mendapatkan sabu-sabu pesanan Yanto, tersangka Retno langsung kembali ke Puskesmas Porong, untuk menyerahkan barang haram itu ke Yanto.

“Sebelum Sabu di serahkan ke Yanto, tersangka lebih dulu di tangkap anggota kami,” jelas Sugeng mengungkapkan.

Dan kasus ini akan di kembangkan sampai jaringannya habis atau putus.
“Doakan penyuplai sabu yang bernama Aris yang sekarang DPO, supaya cepat tertangkap,” pungkasnya. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar