Peristiwa

Cari Rumput, Petani Kediri Mati di Sawah

Kediri (beritajatim.com) – Seorang petani di Kabupaten Kediri ditemukan tewas di sawah. Korban bernama Parsi (60) warga Dusun Payak, Desa Tanon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

Jenazah korban ditemukan di area persawahan Dusun Papar Utara, Desa Papar, pada Minggu (10/2/2019). Orang yang pertama kali menemukan korban adalah Kardi (60) warga Dusun Brubus, Desa Papar.

Awalnya, Kardi pergi ke sawahnya. Saat berjalan kaki menyusuri pematang, dia melihat korban tergeletak. Karena penasaran, saksi kemudian menghampirinya.

Awalnya, Kardi mengira korban sedang tidur. Dia kemudian mencoba untuk membangunkannya dengan menggoyang-goyangkan tubuh korban. Ternyata, Parsi sudah dalam keadaan tak bernyawa.

“Saksi mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal. Dia kemudian memberitahu orang sekitar. Kejadian itu lantas dilaporkan ke Kepala Desa dan diteruskan ke Polsek Papar,” jelas Kasi Humas Polsek Papar, Aipda M Bahroni.

Petugas Polsek Papar bersama Tim Identifikasi Polres Kediri serta dokter setempat melakukan pemeriksaan  jenazah. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.

Sementara itu, menurut keterangan Dewi (55) istri korban kepada petugas, pagi hari sebelum ditemukan tewas Parsi pamit pergi ke sawah. Dia hendak mencari rumput untuk pakan hewan peliharaan.

Tetapi sebelum pergi, Parsi sempat mengeluh sesak nafas. Bahkan, dia sempat minum obat sesak nafas. Obat itu didapat dari rumah sakit. Karena korban baru saja keluar dari RSUD Kabupaten Kediri di Desa Pelem, Pare.

Korban dirawat di rumah sakit milik Pemkab Kediri itu karena memiliki riwayat penyakit asma. “Kami menduga, kematian korban karena penyakit asma itu kambuh,” ungkap Bahroni.

Pihak keluarga korban menolak outopsi. Mereka bersedia membuat surat pernyataan menerima kematian korban karena musibah. Jenazah korban kemudian dimakamkan di pemakaman desa setempat. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar