Peristiwa

Bromo Meletus, 2 Bule Jerman Malah Dekati Kawah

Malang (beritajatim.com) – Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Syarif Hidayat mengungkapkan personel gabungan melakukan sweping kepada dua wisatawan asing. Langkah itu dilakukan karena ada wisatawan nekat mendekat ke kawah Bromo.

Aksi itu dilakukan pada, Kamis, (21/3/2019) kemarin. Dua wisatawan itu berasal dari Jerman, bernama Felix dan Gustav berusia sekira 25 tahun. Begitu mengetahui aksi nekat itu, petugas yang berjaga langsung meminta dua bule itu untuk turun.

“Ditangkap petugas sekira pukul 09.30 WIB kemarin. Bule ini masuk pintu Cemorolawang, Ngadisari, Probolinggo. Jadi melewati radius aman 1 kilometer sehingga kita minta turun,” kata Syarif, Jumat, (22/3/2019).

Dua bule itu awalnya melewati pura ponten. Setelah itu, kedua bule itu mendakti Gunung Batok untuk melihat kawah aktif Gunung Bromo. Dua pria asing itu mencoba menerobos penjagaan petugas namun ketahuan dan diminta turun dari Gunung Batok.

“Terus mendekat hingga ke kawah, katanya dia penasaran sehingga semakin tertantang untuk ke kawah. Tapi ketahuan petugas dan kita minta mereka kembali karena berbahaya,” papar Syarif.

Sementara itu, pengamatan mengenai kondisi Gunung Bromo mulai pukul 00.00 hingga 06.00 WIB hari ini, telah terjadi 3 kali letusan dengan tinggi 600 hingga 900 meter dengan warna asap kelabu dan hitam yang keluar dari kawah Gunung Bromo.

“Kami menyiagakan 25 personel gabungan di kawasan Gunung Bromo. Personel gabungan terdiri dari Balai Besar TNBTS, TNI, Polri dan BPBD. Mereka mengantisipasi wisatawan yang nekat mendekat ke kawah aktif,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar