Peristiwa

Bromo Erupsi, Begini Situasi Balai Desa Ngadas Malam Ini

Tokoh Masyarakat Desa Ngadas, Rapat Persiapan Upacara Karo, di Balaidesa, Jumat (19/7/2019) malam.

Malang (beritajatim.com) – Saat ini Gunung Bromo berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi, masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengujung atau wisatawan maupun pendaki, tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 km dari kawah aktif Gunung Bromo.

Rekomendasi itu dikeluarkan mulai Jumat (19/7/2019) sore. Menanggapi hal ini, Kepala Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Mujianto mengatakan, situasi dan kondisi di Ngadas masih cukup aman terkendali.

“Kalau sore tadi memang mendung. Tapi malam ini langit cerah. Hujan abu juga tidak ada. Karena sempat tertiup angin ke barat daya dan selatan,” kata Mujianto.

Menurutnya, sampai malam ini kondisi Ngadas masih baik-baik saja. “Aman mas, masyarakat tetap tenang. Alhamdulillah masih aman, kita juga masih rapat di balaidesa mas. Membahas upacara Karo yang akan kita gelar 2 bulan mendatang,” beber Mujianto.

Desa Ngadas sendiri berjarak 6 kilometer dari Gunung Bromo. Sebagian besar warga dan tokoh masyarakat Ngadas, punya peranan penting terhadap keberadaan Bromo dan Suku Tenggernya. Pada upacara Yadnya Kasada beberapa hari lalu, Kades dan Tokoh Masyarakat Ngadas bagian penting dari ritual Kasada setiap tahunnya.

“Dari Ngadas ke Bromo jaraknya 6 kilometer mas. Mudah-mudahan tidak apa-apa dan tetap aman,” pungkas Mujianto. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar