Peristiwa

BPCB Jawa Timur: Juru Pelihara Akan Monitoring Temuan Warga

Mojokerto (beritajatim.com) – Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur belum berencana melakukan ekskavasi terkait penemuan diduga pagar pemukiman jaman Kerajaan Majapahit di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto

Arkeologi, Nugroho Harjo Lukito mengatakan, rencana belum ekskavasi karena di sekitar lokasi merupakan linggan milik warga yang dibuat untuk membuat baru bata merah. “Tapi kita sudah pesan agar tidak merusak,” ungkapnya, Sabtu (22/6/2019).

Masih kata Nugroho, warga diperbolehkan menggali tanahnya untuk dibuat batu bata merah tapi tidak merusak. Untuk itu, BPCB Jawa Timur akan memberikan apresiasi jika ada temuan yang dilaporkan seperti yang dilakukan salah satu pembuat baru bata merah, Muchlason.

“Kita akan lakukan pengawasan dengan melibatkan juru pelihara. Juru pelihara akan melakukan monitoring secara berkala, mereka akan keliling dan sosialisasi ke prangkat desa dan masyarakat untuk mengamankan atau tidak merusak apabila ada temuan seperti itu,” tegasnya.[tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar