Peristiwa

BPBD Pamekasan Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Bencana

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Pamekasan, Ibnu Hajar

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, mengimbau masyarakat agar selalu mewaspadai berbagai potensi bencana yang kerap terjadi saat memasuki musim pancaroba. Khususnya menjelang musim penghujan.

“Jenis bencana alam yang kerap terjadi saat musim penghujan, yakni angin kencang, puting beliung, banjir dan longsor,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Pamekasan, Ibnu Hajar, Sabtu (7/12/2019).

Potensi bencana di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam sangat variatif, tergantung kondisi maupun area wilayah. Tercatat sebanyak sembilan dari 11 kecamatan di Pamekasan, yang kerap dilanda bencana saat memasuki musim penghujan.

“Untuk wilayah Selatan, bencana alam sering terjadi di tiga kecamatan berbeda. Meliputi Kecamatan Pademawu, Pamekasan dan Tlanakan. Bencana banjir sering melanda wilayah kecamatan Pademawu dan Kota (Pamekasan), sedangkan untuk wilayah utara, Pagantenan, Pakong dan Pasean sering terjadi angin kencang,” ungkapnya.

Selain wilayah tersebut, juga terdapat sejumlah wilayah lain yang akrab dengan bencana longsor. Seperti Batumarmar, Palengaan serta Waru. Bahkan di Desa Bujur, Kecamatan Batumarmar, juga sempat dilanda banjir besar dan merusak sejumlah rumah warga, beberapa tahun lalu.

Bahkan sebuah bencana sempat melanda Pamekasan dan menimbulkan kerugian relatif banyak, salah satunya bencana pada 2017 yang mengakibatkan sebanyak 250 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban bencana dalam satu kali kejadian.

“Oleh karena itu, maka pemahaman bagi masyarakat untuk mengantisipasi bencana penting kami lakukan agar tercipta kesadaran melek bencana di kalangan masyarakat. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) hingga Tanggap Darurat bersama sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan. Salah satunya dengan mengadakan sosialisasi bersama Kodam V Brawijaya, menggelar simulasi penanganan bencana alam.

Sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai jenis penyakit pada musim pancaroba khususnya memasuki musim penghujan. Di antaranya penyakit diare maupun demam berdarah. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar