Peristiwa

Bosan Sakit, Pria di Malang Nyemplung Sumur

Malang (beritajatim.com) – Warga jalan Taman Makam Pahlawan, Kelurahan/Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan aksi nekat SW (55), Kamis (11/4/2019). SW nekat menceburkan diri ke dalam sumur.

Diduga, korban nekat mengambil jalan pintas, karena sudah tidak tahan dengan kondisi sakit yang dialaminya. Selama ini, korban diketahui mengalami sakit komplikasi. Setelah dievakuasi, jenazah SW langsung dibersihkan dan segera dimakamkan.

“Pihak keluarga menolak dilakukan visum. Mereka menerima kematiannya sebagai musibah, dengan membuat surat pernyataan,” jelas Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi, Kamis (11/4/2019) siang.

Peristiwa yang membuat gempar warga ini, terjadi sekitar pukul 07.30 wib. Bermula dari Sumarmi, ibunya mencari keberadaan SW. Namun saat dicari di dalam kamar dan sekeliling rumahnya tidak ketemu.

Sumarmi cemas, lantaran malam sebelum kejadian, SW sempat mengutarakan untuk mengakhiri hidupnya. Alasannya, karena tidak ingin menambah beban orangtuanya.

Selanjutnya, Sumarmi meminta bantuan Sukarji serta Supri, tetangganya untuk ikut mencari. Ketika dilihat di sumur yang ada di belakang rumahnya, kedua saksi melihat ada pakaian korban didekat sumur.

Curiga kalau korban mencebur sumur, saksi lantas mengeceknya. Ternyata kecurigaan itu benar. Dari atas, terlihat bahwa di dalam sumur ada tubuh korban.

Kejadian itu, kemudian disampaikan ke perangkat desa. Selanjutnya melaporkan ke Polsek Turen, dan menghubungi PMI Kabupaten Malang untuk membantu proses evakuasi. Setelah beberapa jam, akhirnya tubuh korban berhasil dievakuasi namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Ketika kami evakuasi, kondisi tubuhnya sudah tidak bernyawa dan terbujur kaku,” terang Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Sementara itu, dari keterangan saksi Sukarji, bahwa selama ini korban memang sering mengeluh dengan kondisi kesehatannya. Korban beberapa kali menyampaikan ingin mengakhiri hidupnya.

“Dari hasil olah TKP dan evakuasi tubuh korban, memang sama sekali tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Kematiannya murni karena korban bunuh diri,” tambah Kanit Reskrim Polsek Turen. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar