Peristiwa

Bolos Sekolah, 10 Siswa SD Diduga Ikut Ortu Eksodus ke Malang

Perangkat Desa sedang memeriksa rumah yang ditinggal pergi warga

Ponorogo (beritajatim.com) – Sepertinya bukan hanya Pemdes Watu Bonang saja yang tidak dipamiti oleh 52 warga setempat yang pergi ke Malang. Para guru di SDN 2 Watu Bonang juga merasakan hal yang sama. Ternyata ada 10 siswa SD tersebut yang sampai sekarang tidak masuk. Diduga mereka ke Malang mengikuti orangtuanya.

“Mereka ikut orangtuanya yang eksodus ke Malang,” kata salah satu guru SDN 2 Watu Bonang, Taman, Kamis (14/3/2019).

Taman mengungkapkan, pihak sekolah sebelumnya juga tidak diberi tahu alasan absainnya siswa SDN 2 Watu Bonang itu oleh orangtua. Tiba-tiba menghilang begitu saja. “Kami tahunya malah dari masyarakat, kalau 10 siswa itu orangtuanya pergi ke Malang,” katanya.

Taman sangat menyayangkan dengan keputusan orangtua siswa yang tidak pamit kepada sekolah. Bukannya ingin dihormati atau apalah, Taman menyebut ini semua juga untuk kebaikan siswa itu sendiri. “Setidaknya kalau pamit ke sekolah, kami bisa buatkan surat pindah. Jadi mereka bisa sekolah di tempatnya yang baru,” katanya.

Apalagi, lanjut Taman, dari 10 siswa itu ada 3 yang sudah kelas 6. Dimana sebentar lagi akan menghadapi ujian nasional. “Kalau lama tidak masuk ya terancam tidak bisa mengikuti ujian,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar