Peristiwa

BNPB : Banjir Bandang Ijen, 856 Orang Mengungsi

Jakarta (beritajatim.com) – Perkembangan terkini pascabanjir bandang, lima rumah memgalami rusak berat di wilayah Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur yang terjadi pada Rabu (29/1/2020).

“BPBD Bondowoso mencatat per hari ini (30/1), pukul 09.30 WIB sebanyak 856 orang mengungsi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, Kamis (30/1/2020).

Dia menambahkan, merespon bencana ini, BPBD Bondowoso bersama tim gabungan melakukan upaya penanganan darurat, evakuasi dan penyelamatan. Mereka juga melakukan kerja bakti untuk membersihkan materiil lumpur.

BPBD Bondowoso telah mendirikan dua tenda pengungsi, satu dapur umum dan satu pos pelayanan kesehatan. Sementara itu, pemerintah provinsi Jawa Timur telah mengerahkan dua unit alat berat untuk membantu proses pembersihan materail lumpur.

“Kebutuhan mendesak di lapangan yaitu logistik untuk pengungsi dan tim gabungan, serta pakaian bagi para penyintas,” katanya.

Agus iuga menyebut, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah pegunungan Ijen hingga memicu banjir bandang pada Rabu (29/1/2020).

“Pantaun sementara BPBD setempat menyebutkan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karthutla) 2019 lalu di wilayah hulu atau pegunungan Ijen menjadi faktor kejadian banjir bandang tersebut,” katanya. (hen/kun)

Selain itu, banjir mengakibatkan sejumlah kerugian material sebagai berikut:

– 214 unit rumah terendam
– 6 unit mushola
– 1 unit plengsengan rusak berat
– 3 unit jembatan rusak
– 3 unit rumah dinas
– 2 unit bangunan SD
– 1 unit kantor kecamatan
– 864 ternak kambing, sapi dan kuda
– Beberapa titik ruas jalan
(Sumber BNPB)

Apa Reaksi Anda?

Komentar