Peristiwa

BMI Banyuwangi Berduka, Rindi Meninggal di Taiwan

Banyuwangi (beritajatim.com) – Salah seorang Buruh Migran Indonesia (BMI) asal Banyuwangi dikabarkan meninggal dunia di negeri Formosa, Taiwan. PMI bernama Rindi Asih warga Dusun Trembelang, Desa/ Kecamatan Cluring tersebut menghembuskan nafas terakhir pada (26/4/2019) di Chi Mei Medical Center Taiwan akibat sakit kanker paru paru.

Rindi merupakan pekerja migran yang berstatus ilegal. Jenazahnya, kemudian dibawa ke tempat persemayaman di daerah Chungli sambil menunggu proses pemulangan.

“Kemarin, Pihak dari PCI NU (Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama) di Taiwan merawat jenazah termasuk memandikan jasadRindi Asih sekaligus mengkhafani juga mensalatkan,” kata Ketua Presedium Keluarga Migran Indonesia (KAMI) Jawa Timur, Krishna Adi, Rabu (1/4/2019).

Meski demikian, nasib baik menaungi almarhum Rindi. Pasalnya, meski berstatus ilegal, pihak tempatnya bekerja membantu kepulangan jenazahnya ke tanah air.

“Karena menurut undang undang di Taiwan, jika masa kaburan belum ada 5 tahun, maka majikan dan agensi bisa dimintai pertanggungjawaban biaya pemulangan. Tapi jika lebih maka tidak bisa dimintai bantuan lagi. Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan sebagai wakil Pemerintah Indonesia pun belum bisa, karena indonesia Taiwan belum ada hubungan diplomatik,” urainya.

Alhasil, kata Krishna, KDEI Taiwan memberikan pemberitahuan berupab surat elektronik ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banyuwangi. Isinya, jenazah Rindi Asih dengan Nomor SPLP XD 136735 akan dipulangkan pada hari Jum’at (3/5/2019) melalui Bandara Taoyuan International, Taiwan.

“Disnakertrans Banyuwangi telah mendapat pemberitahuan pada Selasa (30/4/2019). Kemungkinan, pada Jum’at (3/5/2019) sampai di Bandara International Juanda pada pukul 21.45 WIB. Selanjutnya, akan diantar oleh Staf dan ambulance dari UPTP3TKI Surabaya ke rumah duka diperkirakan Sabtu (4/5/2019) pagi,” pungkasnya. (rin)

Apa Reaksi Anda?

Komentar