Peristiwa

Besok Agenda Putusan Terdakwa yang Kabur

ilustrasi kejahatan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sidang lanjutan dengan agenda pembacaan putusan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro terhadap Terdakwa Sunan (59) akan digelar Rabu (9/1/2018) besok. Namun, terdakwa pelangar Pasal 170 KUHP itu kini masih dalam buron.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro Isdarianto mengatakan, terdakwa kasus 170 KUHP atau pengeroyokan tersebut kabur setelah mendapat pembantaran karena diduga sedang sakit dan harus mendapat perawatan intensif di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

“Kita tunggu saja, tapi kalau besok terdakwa tidak bisa dihadirkan dalam persidangan maka hakim memiliki kewenangan untuk berunding dan bisa dilakukan dengan cara in absentia,” ujarnya, Selasa (8/1/2018).

Sementara diketahui, terdakwa sejak 21 Desember 2018 lalu terhitung mendapat pembantaran lantaran ada laporan dari petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro bahwa yang bersangkutan sedang dalam kondisi sakit (stroke) dan harus mendapat perawatan medis.

Namun, ketika hendak disidangkan pada Rabu lalu ternyata terdakwa warga asal Jalan Sumpil 1, nomor 55, RT 03 RW 04 Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang itu tidak ada di Lapas maupun rumah sakit. Hasil rekam medik setelah ditelusuri ternyata terdakwa juga tidak sedan dalam kondisi sakit.

Kepala Lapas Bojonegoro Bambang Haryono sebelumnya mengaku bahwa dalam masa pembantaran itu tanggung jawab pengamanan terdakwa sudah lepas dari tugas instansinya. Sebab, saat ini status terdakwa merupakan tahanan titipan hakim pengadilan. Pihaknya mengantar terdakwa ke rumah sakit lantaran karena asas kemanusiaan.

“Karena pada saat itu, Jumat (21/12/2018) terdakwa jatuh pingsan dan poli klinik Lapas tidak sanggup merawat, sehingga harus dirawat di rumah sakit,” ungkapnya.

Petugas Lapas yang menantar ke rumah sakit saat itu diketahui berinisial H. Kasus tahanan kabur tersebut kini masih dalam proses pencarian. Instansi terkait, baik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, pihak Lapas dan PN Bojonegoro masih saling mencari pembenaran tanggung jawab atas terdakwa. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar