Peristiwa

Kejutan di HUT Bhyangkara ke-73

‘Bersenjata’ Tumpeng, Puluhan Prajurit TNI Datangi Mapolres Jombang

Jombang (beritajatim.com) – Puluhan prajurit TNI yang biasa berdinas di Kodim/0814 Jombang melakukan longmarch dari kantornya di Jl KH Wahid Hasyim menuju Mapolres setempat. Jarak kedua kantor itu sekitar 800 meter.

Dari jauh, aparat yang berseragam lengkap ini seperti arak-arakan karnaval. Paling depan terlihat spanduk berukuran panjang, warnanya hijau. Spanduk itu dibawa dua orang pada masing-masing ujungnya. Pada bagian tengah terlihat sejumlah anggota TNI memikul tumpeng. Satu tumpeng berukuran besar, satu lagi berukuran sedang.

Bukan hanya itu, di belakangnya juga ada anggota Kodim yang memikul kue tart. Barisan selanjutnya adalah perempuan-perempuan yang berpakaian sedemikian rupa. Pakaiannya kuning kombinasi merah menyala. Mereka berlenggak-lenggok sepanjang jalan mengikuti alunan musik.

Barisan yang terakhir ini bukan anggota TNI. Namun mereka adalah anggota musik patrol yang mengiringi longmarch dari markas Kodim menuju Mapolres Jombang. Saat memasuki gerbang Mapolres Jombang, alunan musik terus mendayu, para penari berbaris sembari bergoyang.

Tentu saja, kedatangan puluhan prajurit TNI yang dipimpin secara langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang Letkol (Arm) Benny Sutrisno membuat heboh seisi kantor polisi. Hanya spanduk besar bertuliskan ‘Selamat Hari Bhayangkara ke-73’ di barisan paling depan yang menjadi penanda bahwa kedatangan prajurit tersebut untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke-73.

Seluruh anggota Polri bingung. Tak terkecuali Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto. Dengan membawa tongkat komando, orang nomor satu di Polres Jombang itu keluar dari ruangannya. Dia bergegas ke halaman untuk menyambut datangnya rombongan. Tepuk tangan pun langsung pecah ketika Kapolres dan Dandim bersalaman. Keduanya saling berpelukan.

Acara penyambutan dilakukan secara mendadak. Seluruh pejabat utama dan Kapolsek jajaran berkumpul. Kebetulan, mereka baru saja menggelar upacara dan tasyakuran HUT Bhayangkara ke-73. “Saya kaget, terharu, bercampur gembira. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Dandim beserta jajarannya,” ujar Kapolres Jombang menyambut tamunya.

Kapolres mengatakan, hubungan antara TNI dan Polri memang harus sinergi. Dengan begitu, masyarakat benar-benar terayomi. “Semoga kebersamaan Polri dan TNI tetap terus terjaga. Sehingga dapat terwujud keamanan dan kenyaman bagi masyarakat,” kata dia.

Komandan Kodim (Dandim) 0814 Jombang Letkol (Arm) Benny Sutrisno mengungkapkan, pihaknya sengaja memberikan kejutan di HUT Bhayangkara. Bahkan di jajaran Kodim Jombang hanya beberapa pejabat utama yang mengetahui rencana tersebut.

Kejutan itu sebagai upaya meningkatkan sinergitas TNI dan Polri. Sejauh ini, menurut Dandim, sinergitas TNI dan Polri di Kabupaten Jombang berjalan baik. “Kami senantiasa kompak dalam menjalankan setiap tugas, terutama dalam mengayomi masyarakat,” ujar Dandim.

Letkol Benny menambahkan, selain para pejabat utama di Kodim Jombang, rombongan yang ikut adalah Komandan Koramil (Danramil) se-Kabupaten Jombang. Usai menyampaikan sambutan, Dandim Jombang memotong tumpeng dan diserahkan ke AKBP Fadli Widiyanto. Begitu juga sebaliknya, Kapolres memotong kue tart untuk diberikan ke Dandim.

Adegan itu kemudian diikuti seluruh hadirian yang ada. Tentu saja, antara prajurit TNI dengan anggota Polri saling menyuapi makanan. Acara dadakan itu berlangsung meriah. “Selamat HUT Bhayangkara ke 73. Semoga TNI dan Polri selalu jaya,” ujar Dandim. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar