Peristiwa

Berpacu Dengan Gelombang, Nelayan Berhasil Evakuasi Perahu Tenggelam

Tuban (beritajatim.com) – Puluhan nelayan dari Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban secara gotong royong ikut membantu proses evakuasi lima perahu yang tenggelam di kawasan pantai desa tersebut setelah diterjang banjir bandang, Selasa (19/3/2019).

Proses evakuasi lima perahu yang tenggelam itu berlangsung dramatis dengan menggunakan peralatan seadanya dan dengan cara manual. Meski badan perahu berhasil di evakuasi, namun sejumlah peralatan termasuk mesin sudah hilang tenggelam.

Pantauan beritajatim.com di lapangan, proses evakuasi sebanyak lima kapal motor yang tenggelam di kawasan pantai itu dilakukan sejak pagi hari. Secara bergantian perahu yang sehari-hari digunakan untuk melaut itu berhasil ditarik ke pinggir pantai oleh puluhan nelayan tersebut.

“Sudah dari tadi pagi ini pak, susah nariknya. Karena posisi perahu juga terbalik,” terang Fian, salah satu nelayan Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Tuban yang ikut evakuasi perahu itu.

Gelombang yang cukup besar membuat para nelayan itu semakin kesulitan untuk menarik perahu yang dalam kondisi penuh air itu. Untuk menarik kapal, puluhan nelayan itu hanya menggunakan tali tampar yang kemudian ditarik secara bersama-sama.

“Takut takut kalau sampai keburu banjir lagi, makannya ini langsung ditarik. Kalau banjir lagi bisa-bisa malah hilang perahunya,” tambah nelayan lainnya.

Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Dearah (BPBD) Tuban datang ke lokasi bencana banjir yang menerjang kapal milik nelayan Desa Kradenan, Kecamatan Palang, Tuban. Petugas melakukan pendataan dan juga ikut membantu proses evakuasi dari perahu yang tenggelam itu.

“Kita sudah melakukan pendataan terkait dengan banjir Sungai Gesikan ini. Ada sembilan perahu nelayan yang menjadi korban dan diantaranya sampai tenggelam itu,” terang Gaguk Hariyanto, Kepalda Bidang Kedaruratan dan logistik BPBD Tuban.

Petugas dari BPBD juga memastikan apakah masih ada kapal yang menjadi korban tenggelam dalam kejadian itu dan masih belum diketahui titik lokasinya. Sehingga, kalau ada kapal yang belum diketahui titiknya pihak BPBD Tuban akan menyiapkan tim untuk ikut pencarian.

“Kalau memang masih ada perahu yang tenggelam dan belum diketahui titiknya kita siap membantu pencarian. Untuk kerugian material dalam kejadian ini berdasarkan informasi dari nelayan setiap kapal ditaksir sekitar Rp 30 juta,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar