Peristiwa

Berkostum Gatotkaca dan Srikandi

Ini Cara Polres Mojokerto Kota Berikan Kesan Polisi Itu Humanis

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua anggota Satlantas Polres Mojokerto Kota memakai kostum Gatotkaca dan Srikandi untuk memberikan pelayanan bagi warga yang mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). Ini dilakukan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-73.

Mereka terlihat memandu dan memberikan arahan kepada warga Kota Mojokerto yang kebetulan melakukan pengurusan baik SIM baru maupun perpanjangan tepat di HUT Bhayangkara, Senin (1/7/2019). Penampilan mereka pun mendapat sambutan positif warga yang datang.

Salah satu warga, Stevefanus Pradita (30) mengatakan, ia datang ke Mapolres Mojokerto Kota untuk melakukan perpanjangan SIM. “Saya rasakan, datang tidak takut lagi. Kayak nyaman, saya tidak bingung dan tidak toleh-toleh lagi kemana,” ungkapnya.

Masih kata warga Kecamatan Prajurit kulon ini, paradigma di masyarakat selama ini jika melihat polisi sudah merasa ketakutan. Termasuk dirinya. Padahal polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat. Namun saat ini sudah tidak lagi.

“Dulu saya saat melihat ada polisi sudah merasa takut namun saat ini tidak. Paradigma di masyarakat seperti itu. Di HUT Bhayangkara ke 73 ini, harapannya polisi lebih bisa mengayomi dan merangkul, sehingga masyarakat nyaman dalam segala hal,” katanya.

Sementara itu, Kanit Regident (KRI) Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Engkos Sarkosi mengatakan, tepat 1 Juli 2019 adalah HUT Bhayangkara ke-73. “Dengan menghadiri sosok Gatotkaca dan Srikandi, intinya memberikan gambaran kepada masyarakat,” ujarnya.

Bahwa Polri sekarang adalah Polri yang sangat humanis dan tidak perlu untuk ditakuti masyarakat. Di HUT Bhayangkara 73 ini, baik pengurus SIM maupun perpanjangan yang lulus dan tepat ulang tahun maka akan digratiskan. Bukan hanya itu, mereka juga akan mendapatkan kejutan.

“Selain gratis bagi mereka yang lulus dan ulang tahun tepat di hari ini, kita juga akan memberikan surprise. Untuk maskot Gatotkaca dan Srikandi ini tugas mengarahkan pemohon SIM agar tidak kebingungan dan memberikan kesan yang sangat humanis,” tuturnya. [tin/suf]]

Apa Reaksi Anda?

Komentar