Peristiwa

Berdiri di Atas Aset Pemkot Mojokerto, Bangunan Rumah Disegel Satpol PP

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah bangunan rumah di Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kerangan, Kota Mojokerto disegel anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Pasalnya, rumah milik aparatur sipil negara (ASN) ini berdiri di atas aset Pemkot Mojokerto.

Saat puluhan anggota Satpol PP sampai di lokasi untuk melakukan penyegelan, sejumlah pekerja yang beraktivitas membangun rumah meninggalkan lokasi. Bangunan dengan luas kurang lebih 7×9 meter tersebut Muhari seorang ASN di sebagai tukang kebun di salah satu SDN di Kota Mojokerto.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heriyana Dodik Murtono mengatakan, penyegelan dilakukan karena berdiri di atas aset milik Pemkot Mojokerto. “Sebelumnya kita sudah memberikan peringatan kepada pemilik bangunan tapi tidak diindahkan,” ungkapnya, Kamis (11/7/2019).

Pihaknya akan terus memantau dan ssegera memanggil pemilik bangunan rumah tersebut. Pasca penyegelan, bangunan rumah yang mulai dibangun sejak satu bulan lalu akan segera dikoordinasikan dengan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset (DPPKA).

“Kalau nanti rekom dari DPPKA disuruh membongkar, kita akan segera bongkar. Yang jelas kita sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, akan memanggil pemilik untuk dilakukan pembinaan. Kami akan sampaikan dasar-dasarnya, kalau itu merupakan aset Pemkot Mojokerto,” katanya.

Baca Juga:

    Dodik menambahkan, penyegelan bangunan rumah di atas aset milik Pemkot Mojokerto juga berkaitan dengan rencana akan dibangunnya beberapa perkantoraran di lokasi tersebut. Menurutnya, di lokasi tersebut akan rencananya akan digunakan kantor Polsek, Koramil hingga Kecamatan Krangan. [tin/but]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar