Peristiwa

Berangkat Cari Kerja, Seorang Gadis Meninggal Terlindas Truk

Gresik (beritajatim.com)- Nasib naas dialami oleh Nur Istiqomah (25), gadis asal Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Gresik. Sholihah nama panggilannya meninggal dunia terlindas truk gandeng sewaktu berangkat mencari pekerjaan. Bahkan di dalam tas korban masih ada surat lamaran kerjanya.

Nur Istiqomah yang berboncengan dengan rekannya Syafa’atus Sholihah (25) warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Gresik (dirujuk) ke RSUD Ibnu Sina Gresik karena mengalami luka-luka saat jatuh dari motor yang dikendarainya Honda Vario nopol 6445 MM.

Menurut saksi mata Haris (26) asal Sidoarjo yang kebetulan berada di belakang korban menuturkan, sebelum kejadian. Korban yang berboncengan dengan rekannya berjalan dari arah barat ke timur di Jalan Wahidin Sudirohusodo.

Saat melintas di depan Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik. Korban yang berada di sebelah kiri truk gandeng W 8709 UR yang dikemudikan Dermawan Budi Argo.S (25) asal Desa Jatirejo, Kecamatan Diwek, Jombang. Memperlambat laju kecepatannya. Namun, stir motor yang dikemudikannya korban membentur truk gandeng yang ada di sebelah kanan.

Sewaktu terbentur bodi truk gandeng. Korban jatuh ke sebelah kanan lalu kepalanya terlindas ban bagian belakang. Korban meninggal seketika di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara, rekannya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Pengemudi truk gandeng sempat melarikan diri sewaktu melindas korban, tuturnya, Rabu (9/01/2019).

Saksi mata yang lainnya, Ratno (50) petugas kebersihan BPS Gresik. Menurutnya, dirinya sempat melihat truk gandeng yang melindas korban. Bahkan, usai kejadian itu hendak menolong namun korban sudah meninggal dunia.

“Saya mau menolong korban tapi sudah meninggal. Tubuh korban terlindas tidak tega melihatnya.

Saat kejadian, arus lalu lintas di Jalan Wahidin Sudirohusodo yang mengarah ke arah Surabaya sempat melambat. Pasalnya, tubuh korban masih tergeletak menunggu mobil ambulance datang. Setelah datang, jenazah korban dievakuasi ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina.( dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar