Peristiwa

Benahi Mesin Pompa Air, Warga Sumenep Tewas Tercebur Sumur

Sumenep (beritajatim.com) – Siddik, warga Dusun Nyamplong, Desa Kapedi, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, ditemukan mengambang dalam kondisi tak bernyawa di sebuah sumur di RT 3, Dusun Biyan, Desa Kapedi.

“Korban berhasil dievakuasi warga keluar dari sumur, dengan menggunakan alat seadanya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Abd Rahman Riyadi, Sabtu (19/0/2019).

Saat mengevakuasi korban, warga menggunakan kipas angin untuk menghindari kekurangan oksigen dalam sumur, kemudian selang plastik serta tangga dari bambu.

“Warga terhitung cukup berani saat melakukan evakuasi itu. Alhamdulillah evakuasi akhirnya berhasil meski hanya menggunakan alat seadanya,” terang Rahman.

Korban meninggal diduga akibat jatuh ke dalam sumur saat membenahi mesin pompa air milik Nyi Rifa. warga setempat.

Kepala Desa Kapedi, Adnan, menerangkan, di sekitar sumur ditemukan sepeda motor milik korban, sandal dan kabel listrik tanpa pembungkus.

“Keluarga korban sudah mencari keberadaan korban sejak jam 4 sore. Ternyata korban ditemukan dalam posisi mengambang di dalam sumur,” ungkapnya.

Kapolsek Bluto, Iptu Wahyudi menjelaskan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini di sekitar lokasi telah dipasang police line. “Penyebab pasti jatuhnya korban ke dalam sumur hingga meninggal, masih dalam penyelidikan,” ucapnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar