Peristiwa

Begini Standar Penanganan Bencana di Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang merumuskan untuk kemudian, disosialisasikan perihal Standar Operasional Prodedur (SOP) penganganan darurat bencana di tempat ini.

Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di wilayah Kepanjen, Senin (1/7/2019) hari ini, diikuti oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Kodim 0818/Kabupaten Malang, dan perwakilan dari Polres Malang.

Kepala BPBD Kabupaten Malang Bambang Istiawan mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengerti dan mengetahui tata cara yang dilakukan jika terjadi bencana.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan penyelenggaraan penanggulangan bencana yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ungkap Istiawan.

Dengan adanya kegiatan, urai Istiawan, diharapkan timbul sinergitas antara OPD dalam menghadapi bencana.

“Saat ini kami masih belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan risiko bencana yang disebabkan oleh kejadian atau peristiwa. Namun, dengan adanya sinergitas antar OPD dapat mengidentifikasi, menganalisis, dan mengambil tindakan pencegahan dan mitigasi dapat mengurangi tingkat risiko suatu bencana,” tegasnya.

Istiawan melanjutkan, di Kabupaten Malang sendiri memiliki potensi bencana terlengkap nomor 2 se-Jawa Timur setelah Kabupaten Lumajang dan nomor 9 secara Nasional.

“Dengan adanya predikat tersebut, kami melakukan kegiatan ini agar penanganan bencana di Kabupaten Malang bisa ditangani dengan baik. Bagaiman cara menganalisis dan mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan jika bencana itu terjadi,” pungkasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar