Peristiwa

Begal Payudara Terjadi di 4 Toko Mojokerto, Diduga Pelaku Sama

Mojokerto (beritajatim.com) – Begal payudara yang menimpa salah satu karyawan toko Asyraf Jilbab di Jalan Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto juga dialami karyawan di toko lain. Setidaknya ada karyawan di dua toko sekitar toko Asyraf Jilbab juga menjadi korban yang diduga pelaku yang sama.

Pemilik toko Asyraf Jilbab, Septi (25) mengatakan, diduga pelaku melakukan aksi tak senonoh tersebut tak hanya dialami karyawan tokonya saja. “Apotek sebelah dan toko swalayan depan itu, ternyata karyawan juga pernah menjadi korban serupa,” ungkapnya, Kamis (1/8/2019).

Masih kata Septi, modusnya sama pelaku masuk dan langsung mendekap korban dari belakang dengan posisi tangan pelaku di bagian payudara korban. Namun aksi tersebut terjadi sekitar satu bulan lalu. Aksi pelaku juga dilakukan di salah satu toko di Desa Modopuro.

“Namun mereka tidak melaporkan kejadian itu ke polisi. Kemarin itu saya dan suami kasihan liat dia (korban, red) pingsan. Kami juga berharap pelaku dapat ditangkap biar jera karena diduga pelaku itu orang yang sama. Ciri-cirinya sama,” katanya.

Salah satu karyawan Apotek Ariyati Medika Farma, Fida (24) mengatakan, kejadian serupa terjadi di apotek sebelah toko Asyraf Jilbab. “Tapi bukan karyawan, pasien yang sedang antre beli obat. Awalnya dia (pelaku, red) yang saya layani,” ujarnya.

Pelaku membeli masker dan minyak angin aromatherapy. Saat karyawan apotek mengambilkan barang pesanan tersebut, pelaku beraksi. Di sebelah pelaku, berdiri korban dan langsung dipegang namun korban teriak dan menjauhi pelaku.

“Dia (pelaku, red) tidak ngomong, beli masker dan minyak angin itu pakai tulisan jadi nggak ngomong. Saat saya ambil barangnya, ada yang antre obat satu orang perempuan dipegang. Dia langsung teriak dan menjauh, pelaku juga biasa saja responnya,” ceritanya.

Masih kata Fida, saat menyodorkan uang, pelaku hendak memegang tangannya tapi dia meminta agar uang ditaruh di atas etalase. Setelah memberi uang kembalian, pelaku pergi dan Fida melayani korban yang antre membeli obat.

“Saya pikir dia (pelaku, red) langsung pergi setelah saya kasih uang kembalian, ternyata kembali memegang korban. Tidak tahu pegang bagian apanya. Korban langsung mencaci maki pelaku dan pelaku pergi dengan santai,” jelasnya.

Pelaku diketahui mengenakan jaket jeans tapi tidak menggunakan topi dan memakai sepeda motor Vario. Pelaku langsung kabur ke arah timur atau ke arah Mojosari. Aksi tersebut terjadi dua minggu lalu dan diduga pelaku merupakan pelaku yang sama yang menimpa karyawan toko Asyraf Jilbab.

“Kejadiannya itu jam 4 sore. Kebetulan saya sendiri waktu itu dan hanya dua orang, satu korban dan pelaku. Saya cerita ke tetangga dan ternyata kemarin ada juga, saya lihat orangnya sama itu. Orang itu baru pertama ke apotek, dia tidak pakai helm keliatannya orang dekat sini saja,” tuturnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar