Peristiwa

Bayi Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Bendungan

Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengapung di Bendungan Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (27/3/2019).

Malang (beritajatim.com) – Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengapung di Bendungan Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (27/3/2019).

Bayi naas itu ditemukan pertama kali oleh Kamari (68), seorang pencari rosokan sampah plastik di area bendungan. Jasad bayi mengapung di 200 m sisi timur pintu turbin, bendungan Sengguruh.

“Saksi ini dalam kesehariannya bekerja sebagai pencari rongsokan. Saat itu, ia sedang bekerja mencari barang bekas didekat Bego dan melihat ada orok bayi yang mengapung,” ungkap Kompol Bindriyo, Kepala Polisi Sektor Kepanjen.

Melihat orok bayi tersebut, lanjut Bindriyo, saksi mengangkat dan dinaikkan kedalam perahunya untuk dilaporkan ke satpam bendungan Sengguruh.

“Saksi membawa ketepi dan melaporkan penemuan orok bayi itu ke satpam yang berjaga dan diteruskan Ke Polsek Kepanjen,” jelasnya.

Mendapat laporan tersebut, tambah Bindriyo, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Melihat kondisi fisik, bayi ini belum waktunya lahir, atau dari proses aborsi. Kami perkirakan usia kematian sekitar 6-7 hari lalu. Kami menduga jasad bayi ini sengaja sengaja dibuang disepanjang aliran DAS Brantas mulai kota Malang,” pungkasnya.

Orok bayi tersebut, akhirnya dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang, untuk dilakukan visum. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar