Peristiwa

Bayi Laki-laki Dibuang di Depan Gudang Tembakau

Sumenep (beritajatim.com) – Warga Dusun Maronggi Laok, Desa Pragaan Laok, Kecamatab Pragaan, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki di pinggir jalan Raya Sumenep – Pamekasan.

“Bayi itu diselimuti kemudian dimasukkan dalam sebuah tas warna hitam kombinasi merah. Tas itu dibiarkan tergeletak di pinggir jalan di depan gudang tembakau,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Jumat (14/2/2020).

Bayi merah lengkap dengan ari-arinya itu pertama kali ditemukan oleh Selvi Andriani, warga Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Saat itu Selvi pulang dari tempat kerjanya di sebuah apotik. Ketika tiba di depan gudang tembakau, Selvi melihat ada tas hitam tergeletak di pinggir jalan. Tas itu terlihat bergerak-gerak.

“Karena penasaran, Selvi kemudian mendekati tas itu. Ternyata setelah dilihat, tas itu berisi bayi. Selvi kemudian membawa bayi itu pulang ke rumahnya, dan melaporkan pada kepala desa dan Polsek Prenduan,” papar Widiarti.

Sontak kabar penemuan bayi itupun merebak. Warga sekitar berbondong-bondong datang ke rumah Selvi untuk melihat kondisi bayi yang ditemukan di pinggir jalan itu. Dari hasil pemeriksaan bidan desa setempat, bayi laki-laki itu dinyatakan dalam kondisi sehat, dengan berat 2,8 kg dan panjang 50 cm.

“Bayi itu diperkirakan baru berumur 6 jam, langsung dibuang di jalan. Bayi itu rencananya akan diasuh sendiri oleh Selvi, si penemu bayi itu. Karena kebetulan, Selvi ini belum punya anak. Dia baru 5 bulan menikah,” terang Widiarti. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar