Peristiwa

Bayar Pajak Kendaraan di Jatim Makin Mudah, Begini Caranya

Banyuwangi (beritajatim.com) – Para wajib pajak kendaraan di Jawa Timur tak perlu risau dengan antrean panjang di kantor Samsat. Pasalnya, kini ada pembayaran yang lebih mudah dan cepat.

Wadirlantas Polda Jawa Timur AKBP Muhamad Aldian mengatakan, kini banyak pilihan pelayanan pembayaran pajak kendaraan. Terbaru, wajib pajak dapat melakukannya melalui gerai mini market berjejaring.

“Untuk mempermudah pembayaran pajak bisa ke gerai indomaret yang bekerjasama dengan kita. Nanti akan ada bukti konfirmasi jumlahnya tertera, lalu dari server akan mengirim bukti, ada barcode yang dapat discan,”

“Bukti itu, juga dianggap sah. Bentuknya berupa bukti digital itu sebagai bukti pembayaran yang sah. Kita sudah kordinasi kepada petugas lainnya,” kata Aldian, saat pameran dan simposium inovasi pelayanan publik Jawa Timur, di Banyuwangi, Rabu (24/4/2019).

Barcode itu, kata Aldian, selain sebagai bukti sah pembayaran juga dapat dicetak secara fisik. Akan tetapi, juga dapat digunakan sebagai petunjuk bukti jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Jadi, itu sah. Kalau mau dicetak bisa ke samsat. Tapi kalau tidak ya cukup menunjukkan kode itu, nanti petugas akan menscan dan muncul data jika sudah melakukan pembayaran,” ungkapnya.

Lalu, bagaimana dengan jika terjadi keterlambatan dalam pembayaran. “Jika terlambat akan diverifikasi dulu atau bisa layak bayar atau ke samsat. Jika tidak memenuhi syarat harus ke samsat,” terangnya.

Kedepan, lanjut Aldian, inovasi pajak kendaraan di Jawa Timur ini akan berkembang ke gerai lain. “Kita akan kembangkan ke gerai lain yang lebih luas,” ujar mantan Wakapolres Banyuwangi ini.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur Boedi Prijo Soeprajitno menambahkan, inovasi ini merupakan kerjasama antara Bapenda dan Dirlantas Polda Jawa Timur. Ini merupakan layanan gerai pemayaran pajak kendaraan di Jawa Timur yang bisa dilakukan di seluruh Indonesia.

“Misal kita mau bayar di Medan untuk pembayaran pajak kendaraan asal Surabaya bisa dilakukan. Kendaraan Surabaya bisa juga dibayar di Banyuwangi,” ungkapnya.

Langkahnya, wajib pajak datang ke gerai membawa surat kendaraan dan identitas. Kemudian menunjukkan surat tersebut ke petugas untuk melakukan registrasi pembayaran.

“Setelah itu, nanti wajib pajak akan mendapat layanan sms berupa notice berisi barcode. Ini jika sudah melakukan pembayaran. Nota itu nanti bisa kita scan untuk bukti jika sudah melakukan pembayaran. Pencetakan bukti itu dapat dilakukan kapan saja,” jelasnya.

Sebelumnya, Badan Pendapatan Daerah dan Dirlantas Polda Jatim juga telah bekerjasama mengenai pembayaran pajak ke pihak lain. Antara lain, perbankan, dan Kantor Pos Indonesia. Ini menunjukkan Jawa Timur semakin ‘Cetar’. Yakni cepat, efektif, dan efisien, tanggap, transparan, akuntable, responsif. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar