Peristiwa

Banjir, SDN I Tempuran Mojokerto Diliburkan

Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir yang merendam Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menyebabkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tempuran terpaksa diliburkan. Para siswa diliburkan sejak, Kamis (2/5/2019) kemarin.

Salah satu guru SDN 1 Tempuran, Charolin Suprobowati membenarkan para siswa sudah libur sejak kemarin. “Sejak kemarin, para siswa kita liburkan tapi guru-guru tetap masuk. Banjir ini sudah kerap terjadi sejak 3 tahun lalu,” ungkapnya, Jumat (3/5/2019).

Banjir yang merendam Desa Tempuran tersebut akibat meluapnya Sungai Kali Gunting. Menurutnya, banjir kali ini yang paling parah karena air masuk di ruang kelas dan ruang tata usaha SDN 1 Tempuran. Namun, para guru sudah mengamankan sejumlah dokumen.

Sementara itu, salah satu anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Imam Syaifudin mengatakan, saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto tenggah berkoordinasi untuk pendirian Dapur Umum (DP) di Desa Tempuran. “Pihak desa minta DU, kita masih koordinasikan,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mohammad Zaini menambahkan, tim sudah menyalurkan bantuan makanan, minuman dan selimut ke warga terdampak banjir di Desa Tempuran.

“Sejak air naik di Desa Tempuran, kami sudah salurkan bantuan seperti mie instan, air mineral, bumbu dapur dan selimut untuk warga,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar