Peristiwa

Banjir Kali Lamong Meluas ke Balongpanggang, Rendam Tujuh Desa

Gresik (beritajatim.com)- Banjir yang mengepung empat desa di Kecamatan Benjeng, dan Cerme, Kabupaten Gresik mulai meluas ke Kecamatan Balongpanggang. Banjir tersebut diakibatkan luapan Kali Lamong yang melintas di Gresik.

Tercatat ada tujuh desa di Kecamatan Balongpanggang terkepung banjir dengan ketinggian antara 20 cm hingga 100 cm.

“Untuk wilayah Balongpanggang berdasarkan laporan sementara yang masuk ada tujuh desa yang terendam banjir. Sementara di Kecamatan Benjeng ada dua desa, dan Kecamatan Cerme dua desa,” ujar Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Agus Setiawan kepada beritajatim.com, Rabu (1/05/2019).

Dari tujuh desa yang terkepung banjir itu lanjut Agus, antara lain Desa Ngampel, Wotansari, Banjaragung, Pucung, Karangsemanding, Sekarputih, dan Dapet. Sedangkan dua desa masuk wilayah Benjeng diantaranya Desa Deliksumber dan Sedapurklagen. Sementara Kecamatan Cerme yakni Desa Dungus, dan Morowudi.

Agus mengatakan, meskipun ketinggian air mencapai 100 cm. Namun, warga memilih bertahan di rumah. Hal ini karena warga masih merasa aman karena ketinggian air yang masuk ke rumah hanya 20 cm. Kondisi tersebut sangat berbeda di jalan poros dimana, ketinggian air rata-rata mencapai 30 hingga 100 cm.

“Rata-rata enggan mengungsi karena merasa aman dan juga rumah tinggi,” tuturnya.

Sementara itu saat ini, pihak BPBD Gresik masih melakukan pendataan rumah warga yang kemasukan air banjir. Bahkan, BPBD juga melakukan patroli keliling dengan menggunakan sekoci sambil membawa bantuan makanan untuk mensuplai warga yang terdampak banjir. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar