Peristiwa

Banjir Datang Selepas Subuh

Jombang (beritajatim.com) – Banjir menerjang Desa Kebundalem, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Selasa (9/4/2019). Air bah tersebut mulai memasuki pemukiman padat penduduk selepas subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB. Hingga pagi ini ketinggian air setinggi lutut orang dewasa.

“Ini banjir rutin setiap tahun. Air mulai menggenang selepas subuh. Namun demikian, belum ada warga yang mengungsi. Karena seperti tahun-tahun sebelumnya, air yang cepat datang, juga cepat surut,” kata Saiful (43), salah satu warga.

Selain Kebondalem, banjir juga menerjang Desa Betek, Kecamatan Mojoagung. Di desa tersebut, ‘tamu tak diundang’ itu juga datang saat subuh. Jalan desa di dua lokasi tersebut sudah tergenang air. Semakin lama, air bergerak menerobos pemukiman warga.

Banjir tersebut berawal ketika hujan deras mengguyur kawasan Jombang dan sekitarnya sekitar pukul 02.00 WIB. Tentu saja, hal itu membuat debit air di Sungai Gunting meningkat tajam. Bahkan, sungai yang melintasi Kecamatan Mojoagung itu tak mampu menampung tingginya debit air.

“Karena sungai tak mampu menampung, akhirnya air meluber ke pemukiman warga. Jalan arah Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno juga banjir sejak pagi. Namun tidak begitu parah,” ujar Zaim, warga setempat sembari mengatakan ada sejumlah sepeda motor mogok karena nekat menerabas genangan air. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar