Peristiwa

Bangkai Ikan Paus Tutul Lumajang kini Dikubur

Warga mengubur bangkai paus tutul khawatir bau busuk menyengat.

Lumajang (beritajatim.com) – Ikan paus jenis tutul terdampar di Pantai Selatan Lumajang dan mati. Setelah dilakukan penelitian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dilanjutkan penguburan ikan bernafas paru-paru itu.

“Dari BBKSDA, warga dan kami langsung mengubur bangkai ikan paus itu,” kata Kapolsek Pasirian, AKP Sugianto pada wartawan, Kamis (12/9/2019).

Masih kata dia, bangkai ikan terus berada di permukaan pasir pantai bisa menganggu warga dan pengunjung pantai. Maka, dikubur menjadi salah satu langkah dipilih.

“Bau bangkai ikan bisa menganggu,” ungkapnya.

Sering ditemukannya ikan paus tutul diprediksi lantaran terpisah dari kelompoknya. Sehingga tersesat dan terdampar.

“Ikan ini mengandalkan sonarnya, jika tertinggal dari kawanannya bisa tersesat,” jelas Sugianto, polisi berpankat tiga balok dipundaknya.

Proses penguburan ikan paus dengan menggunakan alat pertanian seperti cangkul dan sekop. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar