Peristiwa

Balita di Ponorogo Yang Tercebur Air Panas, Tidak Boleh Asal Dijenguk

Ponorogo (beritajatim.com) – Musibah yang menimpa Arif Nur Hasan, balita usia 17 bulan yang tercebur air panas hingga badannya melepuh langsung viral di media sosial. Arif yang tergolek di RSUD dr. Harjono sempat tertunda operasi karena terkendala biaya. Mengundang simpati banyak orang di bumi reyog. Balita asal Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Ponorogo itu banyak yang membesuk di rumah sakit. Tak hanya dari perorangan, juga dari sejumlah komunitas.

“Boleh menjenguk tapi hanya bisa melihat dari kaca di luar ruangan. Tidak boleh melihat langsung,” kata Kabid Pelayanan Medik RSUD dr Harjono dr Siti Nur Faidah, Kamis (30/5/2019).

Bukan tanpa alasan Siti mewanti demikian, sebab putra dari Misdi dan Sulatih, kini rentan terhadap infeksi kuman, mengingat sedang tahap pemulihan atas luka bakar di tubuhnya pasca operasi. “Saat ini Arif dirawat di ruang isolasi Delima,” katanya.

Siti mengungkapkan luka bakar yang diderita Arif cukup besar. Oleh sebab itu dia membutuhkan banyak asupan nutrisi untuk memenuhi cairan tubuh yang hilang. Untuk mengantisipasi kehalingan cairan itu, Arif mendapat dua infus sekaligus. Yakni yang dipasang ditangan dan kakinya. “Balita umumnya kurang bisa mentolerir kehilangan cairan. Karena luka itu kan mengelupas, sehingga butuh banyak cairan tubuh,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya nasib malang dialami oleh Arif Nur Hasan harus menahan rasa sakit setelah tercebur ke panci berisi air panas. Seketika 50 persen badan anak ke 2 pasangan suami istri Misdi (52) dan Sulatih (31) itu melepuh karena terkena air yang akan biasa digunakan untuk minum tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun beritajatim.com, petaka itu berawal pada Selasa (28/5/2019) sore lalu menjelang buka puasa, Arif menyusul bapaknya (Misdi-red) yang saat itu berada di dapur. Langkahnya itu mundur- mundur, menyenggol panci berisi air panas yang baru diangkat dari kompor. “Kakinya tersandung panci dan tercebur di panci itu. Mendengar erangan tangisan Arif langsung saya angkat dari panci,” kata Misdi. (end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar