Peristiwa

Atap Bangunan Beterbangan Diterjang Puting Beliung, Warga Panik

Tuban (beritajatim.com) – Peristiwa angin kencang yang datang bersamaan dengan turunnya hujan deras menerjang wilayah Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang sempat membuat warga panik dan rumah-rumah warga rusak, Senin (8/4/2019) dini hari tadi.

Angin kencang atau puting beliung itu membuat atap-atap bangunan beterbangan dan geteng rumah warga rusak serta puluhan pohon besar tumbang. Sejumlah warga juga ada yang luka-luka lantaran tertimpa atap bangunan yang terbuat dari galvalum.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, salah satu desa yang diterjang angin puting beliung itu adalah Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban. Angin puting beliung itu datang dengan cepat dari arah selatan dan mengarah ke pemukiman warga serta tempat wisata yang ada di desa itu.

“Anginnya itu muter-muter di atas air sungai itu. Awalnya kecil, kemudian semakin besar dan mengarah ke sini,” terang Rasminto (31), seorang tukang bangunan warga Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban.

Pada saat kejadian angin itu, Rasminto bersama dengan teman-temannya sedang beristirahat di tempat wisata yang baru di bangun itu. Mendengar suara angin yang gemuruh dengan hujan lebat itu langsung membuat mereka panik dan berusaha untuk menyelamatkan diri. “Atapnya itu langsung beterbangan terbawa angin. Saya terkena atap yang terbang itu pada kepala, terus teman-temannya saya ya ada yang kena tangan,” tambahnya.

Atap dari bangunan wisata desa itu yang baru dipasang terbawa angin hingga puluhan meter dan jatuh di atas atap SDN Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban itu. Sedangkan para korban yang ada hanya mengalami luka ringan.

Sementara itu, akibat terjangan angin kencang itu tiang reklame berukuran besar yang ada di pinggir jalan depan kantor Kecamatan Merakurak juga tumpang. Reklame iklan itu tumbang menimpa warung yang berada di pinggir lapangan Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban. [mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar