Peristiwa

Antar Makanan ke Warga, Bocah Ini Tewas Terseret Arus Banjir Kali Lamong

Gresik (beritajatim.com) – Naas dialami seorang bocah Putra Bhima Yudha (14). Niatnya ingin mengantar makanan ke warga, malah tewas terseret arus banjir akibat meluapnya Kali Lamong di Desa Pucung, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.

Bhima, demikian sapaan akrabnya, merupakan putra dari Nasir (40). Sebelum ditemukan tewas, Bhima hendak mengantar makanan saat desanya dikepung banjir setinggi satu meter lebih.

Menurut saksi mata Sutrisno (57), Bhima saat mengantar makanan terpeleset. Pasalnya, bocah tersebut melintas di jalur yang arusnya sangat deras. “Arus yang dilewati Bhima sangat deras. Padahal, sudah diberi tanda peringatan. Karena kurang hati-hati, akhirnya terpelesat lalu terseret arus,” ujarnya, Kamis (2/05/2019).

Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus membenarkan adanya bocah tewas terseret arus banjir imbas meluapnya Kali Lamong. “Jenazah korban sudah ditemukan dan langsung diserahkan ke keluarganya,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait dengan kejadian ini. Dirinya, menghimbau kepada orang tua yang memiliki anak agar berhati-hati dan lebih waspada ditengah meluapnya Kali Lamong setinggi satu meter lebih. “Kami menghimbau kepada orang tua yang rumahnya terdampak banjir untuk lebih waspada lagi, dan jangan dibiarkan bermain seenaknya mengingat arus Kali Lamong yang meluap masih sangat deras,” tambahnya.

Sementara Wabup Gresik, M.Qosim yang meninjau lokasi terdampak banjir menyatakan dirinya mengaku sangat prihatin dengan adanya seorang bocah yang tewas akibat terseret arus banjir.

“Mudah-mudahan anak Putra Bhima Yudha khusnul khotimah dan amal perbuatannya diterima oleh Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggalkan mohon diikhlaskan dan ini peringatan bagi semua orang tua agar lebih waspada lagi terhadap anaknya,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar