Peristiwa

Anggota KPPS di Ponorogo Meninggal Diduga Akibat Kelelahan

Ponorogo (beritajatim.com) – Kabar duka menyelimuti keluarga besar KPU Ponorogo. Pasalnya, Tumirin (54) anggota KPPS Desa Krebet Kecamatan Jambon Ponorogo meninggal dunia, diduga akibat kelelahan, Jumat (26/4/2019) pagi.

Menurut informasi yang dihimpun beritajatim.com, diketahui Tumirin bertugas di TPS 22 Dukuh Gupakwarak RT 4 RW 5 Desa Krebet. Almarhum dan rekan-rekannya mulai bekerja sejak H-2 pemilu untuk menyiapkan tempat pencoblosan. Pada Rabu tanggal 17 April, mereka bekerja sedari pagi hingga menjelang Kamis pagi lagi. Namun belum rampung menyelesaikan tugasnya, Almarhum minta izin untuk pulang duluan karena mengeluh sakit.

”Belum selesai penghitungan sekitar Jam 2 dini hari, beliaunya ijin pulang duluan karena mengeluh sakit,” kata Ketua KPPS TPS 22 Desa Krebet, Sardi Siswoyo, Jumat siang.

Sardi mengungkapkan Tumirin saat minta ijin itu juga sempat pamit kepada 7 rekannya, tidak dapat melanjutkan perhitungan suara. Tak disangka, pamitan Tumirin itu menjadi pertanda pamitan selamanya dari almarhum.

“Sejak pencoblosan memang dari pengakuan keluarga biliaunya ini susah tidur,” katanya.

Dan selang 9 hari kemudian Tumirin yang dikenal ramah terhadap warga itu meninggal. Menurut keterangan keluarga, pagi tadi almarhum dibangunkan anaknya, namun tak kunjung bangun karena badannya lemas.

Pihak keluarga langsung melarikannya ke rumah sakit tersekat. Namun saat diperjalanan, Tumirin menghembuskan nafas terakhirnya.

”Jenasahnya dimakamkan tak jauh dari rumah duka sebelum salat jumat,” pungkasnya.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar