Peristiwa

Aliansi Mahasiswa Ponorogo Demo Tolak People Power

Ponorogo (beritajatim.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Ponorogo menggelar aksi damai di depan kantor KPU Ponorogo, Jalan Soekarno- Hatta No. 401 pada hari Jumat (18/5/2019) sore.

Mereka menyerukan mendukung KPU dalam melaksanakan pemilu dan Bawaslu sebagai pengawas penyelenggraaan pemilu serentak pada 17 April 2019 lalu. Dalam kesempatan itu puluhan mahasiswa dari lintas kampus juga menolak gerakan people power.

”Kedua kubu baik pihak 01 maupun 02 harus mematuhi keputusan hasil pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang oleh KPU,” kata Koordinator aksi Aliansi Mahasiswa Ponorogo Rian Pratama, Jumat (17/5/2019).

Jadi jika nantinya ada pengerahan massa untuk menolak hasil keputusan KPU mengenai pemilu 2019, mereka berharap aparat kepolisian bisa menindak bagi mereka yang melanggar hukum. Rian mengajak masyarakat, baik pendukung 01 maupun 02 menghormati apapun keputusan KPU nanti.

”Saya mengajak masyarakat untuk legowo menerima keputusan yang diambil,” katanya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk bisa memilib atau memilah berita yang benar maupun berita yang tidak benar atau hoax. Jangan gelisah dan takut tentang isu-isu yang berkembang selama ini. Gerakan People power atau disamarkan menjadi gerakan kedaulatan rakyat, kata Rian bisa berpotensi untuk memecah belah bangsa.

”Dalam era demokrasi ini, sudah disepakati KPU menjadi penyelenggara pemilu. Kalau masih kecewa atas keputusannya, bisa menggugat di Mahkamah Konstitusi itu jalur hukumnya,” pungkasnya.

Dalam aksi damai di depan kantor KPU Ponorogo itu selain berorasi mendukung kinerja KPU dan Bawaslu. Meraka juga menggelar sholat goib untuk mendoakan anggota KPPS yang meninggal dunia pasca pemilu yang lalu. (end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar