Peristiwa

Alat Sensor Tanam di Malang Bisa Deteksi Kelembaban Tanah

Alat sensor tanam bantuan dari pusat

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah pusat memberikan bantuan berupa alat sensor tanam bagi Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan. Alat ini, merupakan hal baru untuk pertanian di Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar menjelaskan, ada beragam keuntungan yang didapat dengan mengaplikasikan alat sensor tanam ini. Menurutnya, penggunaan alat tersebut bisa membuat massa tanam menjadi efisien.

“Dengan alat sensor tanam ini, semua unsur dalam tanah diperhatikan, saat akan mulai menanam itu bisa terdeteksi. Jadi unsur Ph tanah, kelembaban tanah, bahkan curah hujan juga ada,” kata Budiar, baru-baru ini.

Keuntungan lain yang didapat dari alat ini adalah, petani bisa mengetahui rekomendasi penggunaan pupuk pada tanaman. “Sesuai dengan kondisi tanah masing-masing,” tegas Budiar.

Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Malang ini menambahkan, hanya ada satu alat sensor tanam yang didapat dari pusat. Kini, alat itu sudah dicoba di Kecamatan Ngantang.

Sebagai informasi, alat sensor tanam itu sendiri memiliki harga Rp 35 juta per unit. Kedepan, mengenai pengadaan alat tersebut, lanjut Budiar, bahwa pihaknya bakal melakukan kajian terlebih dahulu sebelum dianggarkan. “Jika petani di Kabupaten Malang berkeinginan untuk bisa menggunakan alat tersebut, itu tidak masalah,” tandasnya. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar