Uncategorized

Wabup Kediri Ajak Warga Kritis Terhadap Upaya Memecah NKRI

Kediri (beritajatim.com) – Memperingati Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember dan Hari Kesadaran Nasional setiap 17 Desember, Pemerintah Kabupaten Kediri melaksanakan upacara bendera. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman belakang Pemkab Kediri. 

Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM hadir dalam kegiatan ini bersama Sekretaris Daerah Kab. Kediri Dede Sujana, S.Sos, M.Si, seluruh Kepala OPD, serta karyawan-karyawati di lingkup Pemkab Kediri. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, drh. Tutik Purwaningsih bertindak sebagai Komandan Upacara.

Sedangkan H. Masykuri sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya Masykuri mengatakan, hari bela negara merupakan momentum penting untuk senantiasa belajar dari sejarah perjuangan bangsa. Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai bangsa yang berdaulat, tidak lepas dari semangat bela negara dari seluruh kekuatan rakyat

\\\”Nilai-nilai heroik tersebut perlu kita aktualisasikan melalui berbagai karya nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,\\\” pesan Wabup.

Menurutnya, saat ini tantangan yang dihadapi bukan lagi bersifat tradisional tapi bersifat multidimesional dan berada di setiap lini kehidupan. Tidak hanya itu, kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi internal telah mengubah lanskap politik, ekonomi, dan sosial budaya. Oleh karena itu, pihaknya meminta senantiasa kritis terhadap upaya-upaya memecah belah NKRI.

Wabup Masykuri mengajak semua untuk menjadi sumber energi dalam proses hijrah bangsa Indonesia, dari ketertinggalan menuju kemajuan, dari ketidakpedulian menuju persaudaraan.

\\\”Tugas bela negara ini berat. Akan tetapi dengan semangat persatuan dan kerja keras kita bersama, tugas itu bisa kita pikul bersama,\\\” pungkas Wakil Bupati. [adv/nng]

Apa Reaksi Anda?

Komentar