Uncategorized

BNP2TKI Optimistis Selesaikan Program Pelatihan Terhadap 27 Ribu TKI Purna

Ponorogo (beritajatim.com) – BNP2TKI optimistis mampu menyelesaikan program  pelatihan terhadap  27 ribu mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) aluas TKI Purna PMI dan kelaurgannya di seluruh Indonesia  pada 2019 mendatang.

Sebab hal in menjadi langkah agar TKI purna dan keluargannya agar menjadi  pengusaha baru yang mandiri.

Hal ini diungkapkan Direktur Pemberdayaan Badan Nasional Penempatan dan Perlindunagan Tenaga Kerja Indonesia  (BNP2TKI) Rohyati Sarosa  di sela pelatihan di Desa Babadan, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (19/10/2018).  Ia mengatakan, dalam kurun waktu 5 tahun sejak tahun 2016 hingga akhir 2019 nanti, BNP2TKI akan melatih TKI purna dan keluargannya.

“Dari 2016 sampai 2018  sudah ada 20 ribu orang TKI purna dan keluargannya yang sudah  mengikuti pelatihan pemberdayaan terintegrasi. Dengan capaian tersebut, pada tahun 2018 ini BNP2TKI  ditargetkan mampu menyelesaikan program pelatihan pemberdayaan terintegrasi kepada 5 ribu orang,” ungkapnya.

Rohyati menjelaskan berkat kerja keras semua pihak seperti paguyuban TKI purna dan Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM), target  pelatihan terhadap 5 ribu orang TKI purna dan keluarganya  di tahun 2018 sudah bisa diselesaikan. Bahkan dengan efesiensi yang ada dan persiapan yang cukup matang dari para mitra, program pemberdayaan bertambah menjadi 2 ribu orang.

“Dengan capaian sekarang kita optimistis bisa melakukan pelatihan terhadap 27 ribu TKI purna dan keluarganya dalam kurun waktu 5 tahun ini. Sisa target saat ini sekitar 2 ribu orang untuk mendapatkan program pemberdayaan terintegrasi saya kira tercapai,” ujarnya.

Ia meminta semua pihak turut mendukung para TKI purna yang telah mendapatkan pelatihan. Bantuan dan pelatihan yang diberikan sebaiknya bisa bertahan dan menjadi manfaat, terutama secara ekonomi.

“Sehingga mereka tidak perlu berpikir untuk kembali ke luar negeri dan bekerja di sana untuk sekotr informal,” pungkasnya. [dil/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar