Peristiwa

442 TKA asal China Bekerja di Tiga Perusahaan di Jember

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jember Firman Napitupulu

Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 442 orang tenaga kerja asing asal Republik Rakyat China saat ini berada di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka bekerja di tiga perusahaan asing di Kecamatan Puger.

Total orang asing yang saat ini berada di Jember mencapai 480 orang. Mayoritas dari RRC. Sisanya dari Jerman, Amerika Serikat, dan Jepang. Tenaga kerja dari China tersebar di PT China Yingtai, PT Semen Puger, dan proyek pembangunan pabrik Imasco.

“Selebihnya masih belum diizinkan masuk ke Indonesia, karena masih dalam keadaan darurat,” kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Jember Firman Napitupulu, Rabu (12/2/2020).

Dari 442 orang itu, sebagian ingin pulang ke China. “Namun karena tidak adanya penerbangan ke negaranya, sehingga dari pemerintah ada kebijakan perpanjangan izin tinggal dalam keadaan terpaksa, dan itu (biayanya) nol rupiah. Itu berlaku 30 hari,” kata Napitupulu.

Hingga saat ini, ada empat orang yang memegang izin tinggal terbatas karena tak bisa kembali ke China. Dari 442 orang itu, masa izin tinggal memang variatif. “Mereka tinggal di sini dengan visa kerja,” kata Napitupulu.

Sementara itu, tenaga kerja dari China dilarang balik ke Jember. Mereka pulang tempo hari untuk merayarkan imlek di sana. “Kalau untuk jumlah pastinya kami belum mendeteksi,” kata Napitupulu.

Ketua Komisi D DPRD Jember Hafidi berharap tenaga kerja asal China yang belum kembali ke Indonesia agar tidak kembali. “Biar tidak bawa (penyakit) apa, biar diganti lulusan-lulusan SMK Puger,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar