Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

PWI Pamekasan Komitmen Kawal Pemilu Damai dan Berintegritas

Kamis, 06 Desember 2018 17:55:57 WIB
Reporter : Samsul Arifin
PWI Pamekasan Komitmen Kawal Pemilu Damai dan Berintegritas

Pamekasan (beritajatim.com) - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan kembali menegaskan komitmennya demi menguatkan etika pers mengawal pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Damai dan Berintegritas 2019.

Hal itu disampaikan dalam pelaksanaan Pelantikan Pengurus PWI Pamekasan periode 201i-2021 yang digelar di Auditorium Hotel Odaita Pamekasan Jl Raya Sumenep, Kamis (6/12/2018). "Tema pelantikan nanti adalah ‘Menguatkan Komitmen Etika Pers, Mengawal Pemilu Damai Berintegritas 2019,” kata Ketua PWI Pamekasan Abd Aziz.

"Sebagai sebuah profesi, wartawan seharus memegang teguh nilai etik profesi sebagaimana tertuang dalam kode etik jurnalistik. Jika kita mengacu kepada prinsip-prinsip yang tertuang dalam kode etik jurnalistik itu, sebenarnya profesi wartawan ini adalah mulia," ungkapnya.

Pegeasan tersebut bukan tanpa alasan, Aziz menilai hal itu didasarkan pada ketentuan Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik yang menyebutkan wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita akurat, berimbang dan tidak beritikad buruk.

"Independen disini berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati dan nurani tanpa campur tangan, paksaan dan intervensi dari pihak lain. Akurat berarti dipercaya sesuai keadaan objektif dan berimbang," sambung pewarta LKBN Antara.

Tidak kalah penting item tidak beritikad buruk, tiada niat secara sengaja menimbulkan kerugian pihak lain. "Jadi niat buruk saja tidak boleh, dan kami kira ini sangat Islami. Inilah yang sering kami sampaikan dalam berbagai kesempatan bahwa sebenarnya profesi wartawan adalah mulia," jelas mahasiswa Magister Media dan Komunikasi FISIP Unair Surabaya.

Prosesi pelantikan sebagai momentum mengingatkan kembali pentingnya mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas di lapangan. "Sebagai bentuk tanggungjawab warga negara yang baik, jurnalis juga perlu mendukung terselenggaranya pemilu damai, santun, berkualitas dan berintegritas," tegasnya.

"Salah satu caranya tentu harus dilakukan sesuai dengan kapasitas kita sebagai wartawan, yakni melalui pemberitaan yang mendidik, mencerahkan dan mencerdaskan. Bukan saling memojokkan antara satu kelompok dengan kelompok lain," sambung pewarta yang akrab disapa Aziz.

Tidak hanya itu pihaknya mengajak sekaligus kembali mengingatkan anggota dan pengurus di organisasi profesi yang dipimpinnya agar menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab, beretika sesuai level kompetensi yang telah disandangnya. "Saat ini total anggota PWI Pamekasan sebanyak 24 orang, semuanya sudah dinyatakan lulus uji kompetensi wartawan," imbuhnya.

"Dari itu, jika kode etik profesi jurnalis diabaikan. Maka tidak menutup kemungkinan level kompetensinya dicabut, dan ini penting karena wartawan ini ibarat pengarah dalam dinamika sosial, melalui informasi yang mereka buat dan dibaca publik," pungkasnya. [pin/but]

Tag : pwi

Komentar

?>