Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Tungku Ditinggal, Tiga Kambing Warga Purbosuman Ponorogo Mati Terbakar

Kamis, 06 Desember 2018 11:41:14 WIB
Reporter : D. Istimora
Tungku Ditinggal, Tiga Kambing Warga Purbosuman Ponorogo Mati Terbakar

Ponorogo (beritajatim.com) - Tiga ekor kambing siap konsumsi harus hangus dan tewas dalam kebakaran yang terjadi di Desa Purbosuman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Kamis (6/12/2018). Dapur dan kandang milik Soeran (61) dilalap si jago merah.

Tidak ada yang tahu kapan api mulai muncul. Namun sekitar pukul 9.30 WIB, warga sekitar menyatakan api tampak membesar. Semula memang ada asap yang dikira hanya hasil pembakaran sampah. Ternyata asap makin mengepul, bunyi gemeretak terdengar dan kambing mengembik-ngembik keras.

"Ternyata api sudah besar membakar dapur," kata Soeran.

Api membakar bagian dapur, halaman belakang yang berisi kandang dan merembet ke atap rumah di sebelahnya. Empat ekor kambing dan puluhan ayam yang berada di lokasi juga tersambar api.

Satu ekor ayam mati terpanggang. Lainnya bisa terselamatkan. Satu ekor kambing sempat diselamatkan, satu ekor diselamatkan namun kemudian disembelih karena sekarat dan dua mati kepanasan.

Saat kebakaran, Soeran dan enam anggota keluarga lainnya sedang tidak berada di rumah alias rumahnya kosong. Soeran sedang ke sawah dan istrinya berada di warung soto milik orang tua Soeran.

"Ya memang ibunya (istri Soeran) baru saja memasakkan kuah soto. Tapi sudah selesai jam 7 tadi. Ya terus ditinggal," terang Soeran.

Sekitar pukul 9.30, dua unit mobil pemadam kebakaran Satpol PP Kabupaten Ponorogo tiba dan langsung melakukan pemadaman. Kurang dari 30 menit api dapat dipadamkan. Kebakaran tidak merembet ke bagian utama rumah. Api yang merembet ke rumah di sebelah selatan juga bisa dipadamkan dan hanya mengenai sebagian kecil kayu atapnya.

"Penyebab belum tahu dan kerugian kita belum bisa hitung karena masih proses. Ini masih diselidiki. Alhamdulillah api bisa segera padam padahal ada lima rumah lain yang berhimpitan," ungkap Kasatpol PP Kabupaten Supriyadi di lokasi kejadian.

Kemungkinan, api dalam tungku kayu di halaman belakang rumah adalah penyebabnya. Bara dari tungku untuk membuat kuah diduga masih menyala saat ditinggal menunggu warung di tepi jalan, sekitar 50 meter dari rumah Soeran. [dil/ted]

Komentar

?>