Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Akta Lahir Hilang di Dispenduk, Warga Lapor Polisi

Kamis, 15 Nopember 2018 23:42:27 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Akta Lahir Hilang di Dispenduk, Warga Lapor Polisi

Jember (beritajatim.com) - Koordinator Forum Masyarakat Tertindas (Format) Kustiono Musri melaporkan hilangnya akta lahir di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jember, Jawa Timur, kepada kepolisian setempat, Kamis (15/11/2018).

"Menghilangkan barang orang lain kan pidana. Kemarin, ada pengaduan pemohon akte kelahiran dan petugas Dispenduk tidak bisa menunjukkan akte yang sudah tercetak pada 6 Agustus 2018. Bahkan orang itu disiksa dengan disuruh mengecek sendiri ke kecamatan dan desa, dan terakhir disuruh membuat laporan kehilangan di kepolisian. Ini kan aneh," kata Kustiono. Akta lahir yang hilang adalah atas nama putra Fathul Hidayat, warga Kecamatan Kencong.

Persoalan keamanan data kependudukan di Dispenduk menjadi isu utama bagi Kustiono. Ia juga membawa beberapa bukti foto seseorang yang bukan aparat pemerintah yang membawa banyak dokumen administrasi kependudukan di lokasi luar kantor Dispendukcapil. Foto ini tersebar di media sosial. "Dengan bangganya dia memamerkan foto itu. Saya duga lokasinya di rumah dia," katanya.

Kustiono juga memberikan bukti foto seorang calon legislator yang membagikan KTP elektronik kepada warga dan di kantor pemerintah desa. "Dia bersama oknum (yang menguasai banyak KTP) itu. Menurut informasi, oknum seperti ini dari mulut ke mulut banyak, dan menurut dugaan kami, itulah yang membuat semakin ruwetnya Dispenduk. Tak ada kepastian hukum dan dokumen yang tak seharusnya beredar ke mana-mana," katanya. [wir/suf]

Tag : ott jember

Komentar

?>