Senin, 19 Nopember 2018

Korban Jatuh di Viaduk Tugu Pahlawan

Bukan Acara Pemprov, Gubernur Tetap Berikan Santunan Bagi Korban

Sabtu, 10 Nopember 2018 01:54:21 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Bukan Acara Pemprov, Gubernur Tetap Berikan Santunan Bagi Korban

Surabaya (beritajatim.com) - Gubernur Jatim Soekarwo menegaskan, tidak perlu mempermasalahkan siapa yang salah soal perizinan acara pada Drama Kolosal 'Surabaya Membara' di Tugu Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam hingga menimbulkan korban jiwa.

Ada tiga orang meninggal dunia dan belasan orang lainnya mengalami luka-luka setelah 'disenggol' KA yang melaju di viaduk Tugu Pahlawan Surabaya. Korban bersama masyarakat sedang menonton 'Surabaya Membara'.

"Saya kira bukan itu yang dipermasalahkan. Ini adalah suatu kecelakaan, yang harus kita urus secara kemanusiaan," katanya.

Menurut Pakde Karwo, pada tahun-tahun sebelumnya Pemprov Jatim selalu membantu kegiatan 'Surabaya Membara' itu. Tapi kebetulan pada tahun ini, pemprov tidak memberikan bantuan.

"Biasanya memang kerjasama, tapi sementara ini tidak ada. Tapi bukan itu masalahnya. Yang pasti kita terimakasih, dalam memeriahkan Hari Pahlawan 10 Nopember. Ini partisipasi masyarakat," jelasnya.

Pakde Karwo menjelaskan, pihak panitia sudah memberitahu bahwa masyarakat tidak boleh berada di rel KA. "Bukan salah dan benar. Tapi pendekatannya kemanusiaan. Kami berikan santunan Rp 10 juta untuk korban yang meninggal dunia dan yang sakit akan dirawat. Biaya akan sepenuhnya ditanggung pemprov," pungkasnya. [tok/suf]

Komentar

?>