Senin, 19 Nopember 2018

Insiden 'Surabaya Membara'

Sahluki Saksikan Anaknya Meregang Nyawa di Viaduk Tugu Pahlawan

Sabtu, 10 Nopember 2018 01:50:32 WIB
Reporter : Ragil Priyonggo
Sahluki Saksikan Anaknya Meregang Nyawa di Viaduk Tugu Pahlawan

Surabaya(beritajatim.com) - Sahluki tak bisa menyembunyikan duka di wajahnya. Dia harus kehilangan sang buah hati, Erikawati (9), saat peristiwa nahas di acara drama kolosal Surabaya Membara berjudul 'Gubenur Suryo' yang bertempat di Jl Pahlawan Surabaya, Jumat (9/11/2018) malam.

Selain Erikawati yang merupakan pelajar kelas III warga Kalimas Baru No 61, Surabaya, terdapat dua lagi korban meninggal Hanya saja, identitas mereka masih diselidiki.

Sahluki menceritakan, sebelum insiden tersebut, Erika sedang menonton bersama kedua orang tuanya, yakni Sahluki dan Liana. "Pada waktu kereta api melintas, anak saya masih dipegang sama ibunya," kata Sahluki sambil mengusap kepala anak nomer dua, Sabtu (10/11/2018).

Namun penonton yang berada di viaduk ingin menyelamatkan nyawanya sendiri. Maka tangan kanan Erika terlepas dari genggaman sang ibu. "Karena berdesakan, anak saya terpisah. Tapi ibunya terjatuh termasuk saya," tutur Sahluki dengan suara tercekat.

Kini, Liana sendiri berada di rumah sakit Pelabuhan Tanjung Perak (PHC), Surabaya dengan kondisi patah tulang. Sementara, sekitar pukul 00.30 WIB, jenazah Erika sudah diperbolehkan pulang yang nantinya akan di makamkan di Desa Parseh, Socah, Madura. "Pemakaman ini atas permintaan kakeknya," tutupnya sambil menahan tangis. [gil/suf]

Komentar

?>