Kamis, 15 Nopember 2018

Ngecas Ponsel Ditinggal Sekolah, Rumah di Ponorogo Terbakar

Senin, 22 Oktober 2018 16:24:10 WIB
Reporter : D. Istimora
Ngecas Ponsel Ditinggal Sekolah, Rumah di Ponorogo Terbakar

 Ponorogo (beritajatim.com) - Selalu berhati-hati dan jangan teledor bila berhubungan dengan alat-alat listrik. Salah-salah, akibatnya bisa fatal.

Seperti yang terjadi di Desa Bungkal, Kecamatan Bungkal, Ponorogo pada Senin (22/18/2018) siang. Sebuah kamar tidur seorang warganya, Sunardi (45), ludes terbakar karena sang pemilik kamar lupa sedang mengecas ponselnya.

Kapolsek Bungkal AKP Joko Suseno mengatakan, kejadian bermula saat sekitar pukul 10.30 WIB, Sri Winih, istri Sunardi, mendengar suara ledakan mirip ban meletus.

“Karena mirip letusan ban, ibu Sri Winih keluar dan lari ke arah rumah Suparmi, keponakannya. Ternyata rumah di selatan rumah Sri Winih itu utuh atau tidak ada kejadian apa-apa. Saat melihat ke atas, ternyata ada asap mengepul dari atas kamar Alfian, anaknya si ibu Si Winih tersebut,” ungkap AKP Joko Suseno.

Selanjutnya Sri Winih berteriak-teriak minta tolong karena asap yang mengepul dari lantai dua tersebut tampak membesar. Beberapa tetangga yang melintas atau mendekat karena adanya asap mencoba membantu memadamkan api.

Dua unit mobil damkar Satpol PP-pun dipanggil dan tidak lama kemudian melakukan pemadaman. Beruntung api tidak sempat merembet ke seluruh bagian rumah dan hanya menghanguskan isi kamar.

“Ternyata isi kamar berupa spring bed, kasur yang terbuat dari kapas, buku - buku sekolah, kardus tempat sampah dan sebuah ponsel beserta seperangkat alat cas (recharge) sudah hangus terbakar. diperkriakan kerugian mencapai Rp 10 juta. Kerugian jiwa nihil ya,” ujarnya.

Dari hasil interogasi terhadap Alfian atau anak Sri Winih diketahui, anak tersebut memang sedang mengecas ponselnya. “Saat ditinggal bersekolah, ponselnya sedang dicas di kamarnya. Dan lupa tidak dicabut,” terang AKP Joko. [dil/ted]

Komentar

?>