Kamis, 22 Nopember 2018

Ekstrim, Santri Ponpes Lirboyo Bermain Sepakbola Api

Jum'at, 19 Oktober 2018 09:51:18 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Ekstrim, Santri Ponpes Lirboyo Bermain Sepakbola Api

Kediri (beritajatim.com) - Sepakbola merupakan olahraga favorit di Indoensia. Olahraga ini umumnya dilakukan dengan memakai bola sepak. Namun ada yang berbeda di Kota Kediri, Jawa Timur, karena olahraga tersebut menggunakan bola dari api yang berkobar. Sudah begitu, para pemainnya bertelanjang kaki dalam menendang bola api.

Sepakbola ekstrim ini dimainkan oleh para santri dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Mereka tergabung dalam kelompok seni bela diri Gerakan Silat Muslimin Indonesia (GASMI). Permainan sepakbola api digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional ke-4 yang akan jatuh, pada 22 Oktober 2018.

Sepakbola api berlangsung di Lapangan Aula Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (18/10/2018) malam. Permainan tersebut sengaja dilaksanakan pada malam hari. Sementara seluruh peserta dari dua tim wajib bertelanjang kaki dan memakai peci.

Tanpa rasa takut, mereka menendang bola kesana kemari. Mereka berusaha mencetak gol ke gawang lawan sebanyak-banyaknya. Adapun teknik dan aturan dalam permainan sepakbola api tak jauh berbeda dengan permainan sepakbola pada umumnya.

"Sepakbola api ini kami gelar untuk memperingati rangkaian Hari Santri Nasional. Selain itu, sekaligus untuk melestarikan budaya. Sebab, sepakbola api sudah berlangsung sejak puluhan tahun  dan menjadi budaya bagi santri Pondok Pesantren Lirboyo," kata H. Agus Muhtadi, pembimbing GASMI.

Amirullah, salah satu pesepakbola api mengatakan, kunci utama dalam permainan ini agar tidak cedera meskipun menendang bola api adalah taat kepada para guru dan percaya dengan kebesaran Allah SWT. Menurutnya, sebelum permainan, seluruh peserta mengikuti rangkaian persiapan baik fisik maupun mental. "Kuncinya yakin dan taat dengan para guru dan kiai," kata Amirullah.

Dia menjelaskan, latihan fisik dilakukan dengan cara berlatih sepakbola biasa. Sementara untuk olah batin, melalui istigasah bersama para guru dan kiai.

Sebelum sepakbola api dimulai, acara ini terlebih dahulu dibuka dengan permainan ketangkasan tongkat api serta rantai api oleh pendekar GASMI. Acara ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi ribuan santri yang berada di pondok Pesantren Lirboyo untuk melihat langsung.

Selain sepakbola api, ada beberapa agenda dalam peringatan hari santri tahun 2018 ini, antara lain Pembacaan Sholawat Nariyah, Apel Hari Santri, Parade Beduk dan Pawai Taaruf, Jalan Sehat Santri Sarungan serta Liwetan Ala Santri. Sepakbola api ini digelar oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) setempat. [nng/suf]

Tag : pesantren

Komentar

?>