Sabtu, 17 Nopember 2018

Ratusan Petani Tebu Kediri dan Jombang Aksi Tolak Impor Gula di Istana Negara

Selasa, 16 Oktober 2018 20:08:21 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Ratusan Petani Tebu Kediri dan Jombang Aksi Tolak Impor Gula di Istana Negara

 Kediri (beritajatim.com) – Ratusan petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat (APTR) Kediri dan Jombang meluruk Istana Negara. Mereka menggelar aksi damai menuntut Presiden RI Joko Widodo memberantas mafia gula impor.

Massa petani tebu ini adalah APTR wilayah Dhoho. Mereka mewakili dari Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru, PG Mritjan, PG Ngadirejo, Kediri, dan PG Lestasi serta PG Mojopanggung, Jombang. Jumlahnya kurang lebih sebanyak 120 orang.

“Massa petani tebu APTR Dhono berkumpul di seputar Pabrik Gula Mritjan Kota Kediri. Selanjutnya mereka bergerak menuju ke Istana Negara untuk menyampaikan aspirasinya.  Kami berpesan agar tetap menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung,” kata Kasi Humas Polsek Mojoroto, Aiptu Siti Astutik.

Massa bergerak ke Ibu Kota Jakarta dengan menumpang tiga uit bus UD Mahkota. Sesuai jadwal, mereka berangkat melalui jalur Madiun. Mereka menuju ke Istana Negara dengan tujuan menghadap Presiden Jokowi dengan tuntutan agar menghentikan impor gula.

Tuntutan lain, sebagaimana spanduk yang dibawa adalah meminta pemerintah memberantas mafia gula impor. Kemudian ‘Pak Presiden selamatkan petani tebu. Impor gula menghilangkan petani tebu makin sengsara.

'Pak. Presiden selamatkan karyawan. Pabrik Gula tebu. Tolak penutupan pabrik gula. Pak. Presiden ganti Mentri perdagangan sekarang juga. Save petani tebu dari banjir gula impor. Import menggila pabrik gula merana’. (nng/ted)

Tag : demo kediri

Komentar

?>