Kamis, 22 Nopember 2018

Hujan Pertama Disertai Angin Robohkan Gudang Mebel di Bojonegoro

Senin, 15 Oktober 2018 19:01:40 WIB
Reporter : Tulus Adarrma
Hujan Pertama Disertai Angin Robohkan Gudang Mebel di Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) - Hujan pertama mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro. Hujan pertama di musim kemarau ini disertai dengan angin kencang. Akibatnya, sejumlah atap bangunan roboh, Senin (15/10/2018) sore.

Salah satu bangunan yang roboh milik Rexy Sutaji warga Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru. Atap gudang mebel dan las tersebut terangkat karena tertiup angin kencang. Atap yang berasal dari bahan kanopi itu kemudian menimpa tiang listrik.

"Karena tiang listrik yang tertimpa atap gudang tersebut  tidak kuat akhirnya patah," ungkap Camat Kepohbaru, Gunardi.

Hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro itu terjadi hampir merata. Hujan turun sekitar pukul 16.30 WIB. "Hujan hanya gerimis di sini (Brangkal), dan hanya sebentar. Namun angin bertiup kencang," terangnya.

Atap bangunan yang roboh tersebut juga menimpa beberapa mobil yang sedang terparkir. Beruntung, saat kejadian tidak ada pekerja yang melakukan aktivitas. Gudang yang atapnya ambrol tersebut biasanya digunakan untuk mebel dan bengkel las. "Tidak ada korban jiwa. Kemungkinan taksir ketugian akibat kejadian tersebut mencapai Rp20 juta," ungkapnya.

Sementara, bangunan lain juga mengalami hal serupa. Yakni, papan reklame besar yang ada di Pasar Tradisional, Kecamatan Kalitidu. Reklame yang hampir jatuh tersebut kondisinya kini membayakan bagi pengguna jalan. Sebab, letaknya sangat dekat dengan jalur utama Bojonegoro - Cepu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia mengatakan, saat ini TRC BPBD sedang melakukan assesment dan menyarankan kepada warga penghuni dekat pasar untuk sementara mengamankan diri. "Khawatir nanti banner dan bangunan pasar itu runtuh dan mengenai warga," jelasnya. [lus/kun]

Komentar

?>