Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Soal Gempa, Sosiolog Universitas Jember Ingatkan Pemerintah

Jum'at, 12 Oktober 2018 19:37:59 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Soal Gempa, Sosiolog Universitas Jember Ingatkan Pemerintah

Jember (beritajatim.com) - Joko Mulyono, sosiolog kebencanaan Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan kepada seluruh pemerintah daerah agar memiliki program berkelanjutan untuk menguatkan masyarakat dalam menghadapi bencana, terutama gempa bumi dan tsunami.

Joko menjelaskan, pemerintah daerah harus konsisten terhadap pemanfaatan tata ruang terutama di wilayah pesisir pantai. Ia mencontohkan penataan di sekitar wilayah kecamatan Keraton, Kencong, Temputejo dan sekitarnya di Kabupaten Jember.

Menurut Joko, harus ada aturan yang tegas bahwa masyarakat boleh mendirikan bangunan perkampungan dengan jarak sekian ratus meter dari bibir pantai. "Konstruksi bangunan pun harus diatur sesuai standar bangunan yang tahan gempa," katanya, sebagaimana dilansir Humas Unej, Jumat (12/10/2018).

Pemerintah daerah harus memberikan edukasi dan membangun kesadaran budaya masyarakat terhadap bencana. Sosialisasi agar masyarakat memperhatikan betul sistem peringatan dini di wilayah pesisir harus diintensifkan. Selain itu, perlu ada shelter atau tempat perlindungan pada titik-titik aman.

Joko juga meminta agar alat pendeteksi gempa dan tsunami di daerah-daerah pesisir pantai dipasang dan dirawat. "Pantau secara periodik untuk memastikan alat tersebut berfungsi dengan baik," katanya. Hilang atau tidak berfungsinya alat itu bisa membuat masyarakat jadi korban. [wir/but]

Tag : gempa bumi

Komentar

?>