Kamis, 18 Oktober 2018

Diduga Akibat Korsleting Jaringan Listrik, Stadion Surajaya Lamongan Terbakar

Jum'at, 12 Oktober 2018 13:03:29 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Diduga Akibat Korsleting Jaringan Listrik, Stadion Surajaya Lamongan Terbakar

Lamongan (beritajatim.com)- Diduga akibat kornsleting jaringan listrik pada penerangan jalan umum (PJU). Stadion Surajaya Lamongan di tribun sisi selatan terbakar.
Terbakarnya tribun tersebut karena ada penyanganga kayu, dan triplek karena masih ada proyek perbaikan. Api dari percikan kornsleting listrik langsung mengeluarkan api lalu menyabar sejumlah kayu, dan triplek di sisi tribun selatan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pasalnya, petugas pemadam kebakaran (PMK) Pemkab Lamongan yang menerjunkan dua unit mobil PMK langsung memadamkan api yang menyabar bangunan proyek di tribun Stadion Surajaya.

Menurut saksi mata M.Effendi (35) selaku pedagang menceritakan, semula dirinya melihat asap. Namun, setelah itu muncul api yang semakin membesar. Kuatir apinya terus membesar. Dirinya, langsung berteriak meminta tolong. Teriakan Effendi yang didengar pedagang lainnya langsung direspon.

"Saat api semakin membesar di sisi tribun selatan. Pedagang lainnya ada yang melapor ke petugas PMK dan polisi," ujarnya, Jumat (12/10/2018).

Sementara, Asisten Panpel Persela, Arief Bachtiar menuturkan, saat ini api yang membakar bangunan proyek di tribun selatan sudah padam. Namun, petugas PMK masih melakukan pembasahan untuk meminimalisir munculnya api.

"Kejadiannya berlangsung sekitar 20 menit. Warga dan para pedagang yang berjualan di sekitar Stadion Surajaya langsung meminta bantuan. Tidak berselang lama dua unit mobil PMK langsung memadamkan api," tuturnya.

Masih menurut Arief Bachtiar, pembangunan Stadion Surajaya di sisi selatan memang ada perbaikan. Hal ini karena untuk menambah kapasitas daya tampung penonton. Pasalnya, setiap Persela bertandingan kapasitas stadion selalu full. Sehingga, Pemkab Lamongan berniasiatif menambah daya tampung dengan membangun tribun di sisi selatan dan utara.

"Tribun sisi utara sudah rampung. Tapi, tribun sisi selatan baru 90 persen. Namun, setelah adanya kebakaran kemungkinan besar ada pembangunan lagi," pungkasnya.  [dny/ted]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>