Kamis, 18 Oktober 2018

Sakit Diabetes, Anggota Linmas di Kota Kediri Gantung Diri di Ruang Tamu

Kamis, 11 Oktober 2018 17:43:57 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Sakit Diabetes, Anggota Linmas di Kota Kediri Gantung Diri di Ruang Tamu

Kediri (beritajatim.com) - Putus asa karena penyakit diabetes yang diidapnya tak kunjung sembuh, seorang anggota Linmas di Kota Kediri nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Warga sempat melihat, sehari sebelum peristiwa bunuh diri terjadi, pelaku sempat terlibat cek cok mulut dengan istrinya.

Aksi nekat ini dilakukan oleh Rohadi Asmoro (54) warga Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Anggota Linmas Kelurahan Singonegaran tersebut bunuh diri di rumahnya, Kamis (11/10/2018) siang.

Jenazah pelaku kali pertama ditemukan oleh isterinya Sri Utami. Sewaktu pulang dari rumah orang tuanya, Sri Utami melihat sang suami sudah dalam keadaan gantung diri di ruang keluarga dengan menggunakan tali rafia warga abu-abu.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke perangkat kelurahan dan diteruskan ke kepolisian. Akhirnya, Tim Identifikasi Polresta Kediri datang untuk melakukan Olah TKP. Petugas mengevakuasi jenazah pelaku untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Budiman, tetangganya mengaku, sempat melihat pelaku terlibat cek cok mulut dengan istrinya sehari sebelum peristiwa terjadi. Pertikaian keluarga tersebut ditengarai tentang penyakit yang diidap oleh mertuanya.

Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi mengatakan, berdasarkan analisa sementara, dugaan korban mengalami sakit diabetes selama lima tahun dan tidak kunjung sembuh. Beban ekonomi keluarga ini diperparah karean sang istri juga sakit stroke sudah sekitar dua tahun hingga tidak bekerja.

“Bahwa  untuk kebutuhan ekonomi selalu di topang oleh anaknya yang bekerja di sebuah pertokoan di Kota Kediri, serta korban diketahui menderita riwayat penyakit diabetes yang tidak sembuh-sembuh. Dia merupakan anggota Linmas,” ujar AKP Kamsudi.

Guna penyelidikan lebih lanjut, jenazah pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri untuk dilakukan visum. (nng/kun)

Komentar

?>