Minggu, 21 Oktober 2018

Gempa 6,4 SR Guncang Jawa Timur dan Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

Kamis, 11 Oktober 2018 05:48:45 WIB
Reporter : Hendra Brata
Gempa 6,4 SR Guncang Jawa Timur dan Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

Jakarta (beritajatim.com)--Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,4 SR mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB.

BMKG melaporkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 KM arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 KM.

''Gempa tidak berpotensi tsunami,'' ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (11/10/2018).

Dia juga mengatakan, gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur, meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

''Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik,'' katanya.

Dia menambahkan, posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Provinsi Jawa Timur.

Data sementara dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Jawa Timur.

Tiga orang meninggal dunia adalah Nuril Kamiliya (L/7) warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep; H. Nadhar (P/55) warga Dusun Jambusok, Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep dan seorang laki-laki dewasa (masih identifikasi) warga Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Sumenep.

Menurut Sutopo, korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Sutopo juga memaparkan, selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan.

Kerusakan rumah terdapat di Rumah rusak di Desa Jambuir, Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep, rumah rusak di Kopedi Kecamatan Bluto - Sumenep, rumah rusak di Kertasada KecamatanKalianget - Sumenep, masjid Desa Gendang Timur Kecamatan Sepudi - Sumenep dan rumah rusak di Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-Batang - Sumenep.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan.

"Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa,'' kata Sutopo. Posko BNPB terus memantau perkembangan dampak gempa dan penanganannya. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Kalaksa BPBD Kabupaten Sumenep (Rahman 0812-3530-146) dan Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur (Suban, +62811328601). [hen/air]

Tag : gempa bumi

Komentar

?>