Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Ada Pesawat Aeromodelling dari Barang Bekas Limbah

Jum'at, 21 September 2018 16:20:23 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Ada Pesawat Aeromodelling dari Barang Bekas Limbah

Gresik (beritajatim.com)- Kreatifitas Mahjub Junaidi (32) pemuda asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar, Gresik layak diacungi jempol. Dari tangan dinginnya, Junaidi panggilannya sehari-hari bisa membuat pesawat aeromodelling dengan memanfaatkan barang bekas (limbah) di sekitar tempat tinggalnya.

Pesawat aeromodelling buatannya yang tanpa awak. Dilengkapi kamera, dan mampu terbang tinggi layaknya drone. Sehingga, menari perhatian para penggemar fotografi

Selain mampu terbang tinggi, pesawat tersebut juga mampu menjangkau radius 200 meter. Padahal, bodi pesawat buatan Junaidi itu banyak memanfaatkan limbah barang bekas. Diantaranya, styrofoam untuk membuat dinamo, dan baling-balingnya.

"Bahan baku styrofoam yang saya peroleh bekas kemasan penjual buah-buahan di sejumlah pasar tradisional di Gresik," ujar Junaidi.

Ia menjelaskan, untuk perakitannya semuanya memanfaatkan limbah kecuali perangkat mekanik, remote control yang harus membeli produk pabrikan.

"Disamping harganya murah, para penggemar pesawat aeromodelling tidak perlu kuatir pesawatnya jatuh, dan rusak. Sebab, bodi pesawat dapat diperbaiki dengan mengganti styrofoam-nya.

Proses pembuatannya kata Junaidi, terbilang sederhana. Styrofoam dibentuk sesuai kebutuhan bodi pesawat. Setelah itu, dilanjutkan dengan proses pengeleman. Bodi pesawat yang sudah lengkap, kemudian ditambahkan peralatan terbang. Diantaranya, transmitter dan receiver, ESC (Electric speed control). Lalu ditambah dinamo, baling-baling dan batterai sebagai penggerak pesawat.

Lebih dari 20 pesawat aeromodelling high wing telah dibuat oleh Junaidi. Dari jumlah itu antara lain pesawat perang dunia kedua yakni Thunderbolt, Cessna, Boeng 737, Flying Wing, dan Mustang P51.

"Modalnya tidak besar cukup sediakan uang Rp 700 ribu hingga Rp 1,5 juta sudah jadi. Namun, semua itu tergantung kelengkapan elektronik pesawat," pungkas Junaidi. [dny/ted]

Tag : pesawat

Komentar

?>