Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Bawa Pedang Samurai, Suami Saksi Kasus Korupsi Mengamuk di Kejaksaan Jember

Jum'at, 07 September 2018 16:13:49 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bawa Pedang Samurai, Suami Saksi Kasus Korupsi Mengamuk di Kejaksaan Jember

Jember (beritajatim.com) - F, seorang suami saksi kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial, mengamuk di kantor Kejaksaan Negeri Jember, Jawa Timur, Jumat (7/9/2018). Dia kini diamankan aparat Kepolisian Sektor Sumbersari.

Peristiwa terjadi setelah salat Jumat. F mendampingi istrinya, seorang pegawai Dinas Peternakan Jember, yang tengah diperiksa sebagai saksi oleh tim dari Kejaksaan Tinggi Jatim. Tim Kejati yang dipimpin Asih, mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jember, itu tengah mendalami perkara dugaan korupsi dana hibah bantuan sosial yang mendudukkan Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni sebagai terdakwa.

M. Nuril, seorang pengacara menyaksikan kejadian tersebut. "Tadi banyak saksi yang datang," katanya.

Saksi PNS perempuan Dinas Peternakan ini diantarkan oleh F. "Pemeriksaan berjalan lancar. Tapi kemudian suaminya ngamuk tanpa alasan dan membanting meja," kata Nuril.

Suasana tidak kondusif, Asih kemudian meminta saksi tersebut pulang. "Selang beberapa saat setelah pulang, si suami datang membawa pedang samurai kecil sambil mengancam," kata Nuril.

"Siapa tadi yang memeriksa istri saya? Siapa yang menuduh korupsi," kata F, sebagaimana ditirukan Nuril.

F kemudian menemui Asih. "Dia menunjuk-tunjuk Bu Asih dan tim penyidik Kejaksaan Tinggi Jatim dan mengeluarkan pedang kecil tadi dan dikibas-kibaskan. Karena di sini kaget, semua lari," kata Nuril. 

Nuril memperkirakan kejadian berlangsung sekitar 15 menit. "Setelah itu saya tidak tahu. Dia pergi entah ke mana. Lalu tim kepolisian datang. Kabarnya dia ditangkap," katanya.

Asih tidak bersedia diwawancarai untuk dimintai penjelasan. Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo membenarkan adanya kejadian itu. "Anggota kami mengejar F sampai tertangkap di Jalan Letjen Suprapto, Kebonsari. Sekarang tersangka dan senjata tajamnya diamankan di Markas Polsek Sumbersari," katanya. [wir]

Tag : korupsi

Komentar

?>